epala LP2M UIN Maliki Malang, Dr H Agus Maimun MPd.

MALANG | duta.co – Universitas Islam Negeri (UIN) Malang terus berupaya mewujudkan sebagai kampus bereputasi internasional. Salah satu upayanya ialah dengan mendorong berbagai penelitian, yang kini telah mencapai seratus judul.

Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Malang, Dr H Agus Maimun MPd, bahwa penelitian yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat dan kampus sendiri mencapai seratus judul, termasuk juga tiga pengabdian masyarakat, serta yang terbaru penelitian afirmasi dan penelitian kolaborasi menuju reputasi internasional.

“Penelitian afirmasi ada delapan judul, sedangkan untuk kolaborasi ada tujuh judul,” ungkap Agus Maimun, Jum’at (17/09) di ruang kerjanya.

Ketua LP2M ini juga menyampaikan, bahwa tema yang ditetapkan adalah seputar pengembangan ilmu, pengembangan kelembagaan, dan moderasi beragama.

Semua penelitian tersebut saat ini dalam proses pendaftaran hingga akhir September. Ditindaklanjuti penelitian pada Oktober sampai November, diharapkan pada Desember sudah tuntas semua.

“Hasil penelitian ini diharapkan masuk jurnal nasional ataupun sebisa mungkin masuk jurnal internasional, Scopus misalnya. Termasuk juga bisa diusulkan untuk mendapatkan HAKI atau Hak Paten,” urainya.

Upaya untuk menggairahkan penelitian di kampus ini salah satunya melalui pelatihan metodologi penelitian dan penulisan karya ilmiah yang kerap digelar oleh LP2M. Patut disyukuri, dari ikhtiar tersebut banyak penelitian yang dilakukan oleh dosen UIN Malang. Termasuk juga penelitian yang dilakukan dosen secara mandiri.

“Dari seratus judul, pengajuan penelitian ini didominasi oleh dosen-dosen muda. Hal ini dibutuhkan untuk kenaikan pangkat, juga untuk mendorong penguasaan ilmu yang lebih mendalam dalam usaha peningkatan profesionalisme mereka ,” bebernya.

Target UIN Malang untuk mendorong percepatan guru besar, salah satunya lewat penelitian. Tiap-tiap fakultas pun berlomba-lomba memacu dosennya untuk segera meraih guru besar.

“Saat ini ada lima Guru Besar yang sedang persiapan dikukuhkan. Fakultas Tarbiyah tiga orang dan Fakultas Saintek dua orang. Nanti kampus ini akan memilii Profesor berbagai bidang keilmuan, termasuk bidang Pendidikan Bahasa Arab,” pungkasnya. (adv/dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry