Pelantikan dr Hendro sebagai Direktur RSI AYani oleh Ketua Yarsis, Prof Mohammad Nuh, Jumat (9/1/2026). DUTA/endang
SURABAYA | duta.co – Dokter Hendro Soelistijono dilantik sebagai Direktur Rumah Sakit Islam Surabaya Ahmad Yani (RSI AYani), Jumat (9/1/2026). Dokter Hendro menggantikan direktur sebelumnya yakni dr Dodo Anondo.
Pelantikan dilakukan Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) Prof Mohammad Nuh di lantai 12, Tower RSI AYani. Dokter Hendro akan menjabat sebagai direktur untuk lima tahun ke depan atau 2026-2030.
Prof Nuh, dalam pelantikan memberikan tugas, wewenang dan tanggung jawab pada dr Hendro sesuai jabatannya untuk mewujudkan visi misi RSI AYani dengan penuh tanggung jawab.
Prof Nuh berharap dengan kepemimpinan dr Hendro ini RSI AYani bisa menjadi yang terbaik. Rumah sakit terbaik itu bisa terwujud dengan niat dan usaha yang juga terbaik.
“Terbaik dalam aspek apapun. Karena terbaik dalam semua aspek itu tidak mungkin karena kita ada keterbatasan. Makanya melalui Center of Excellence ini didorong untuk jadi yang terbaik. Dengan pengalaman dan jejaring dr Hendro, RSI AYani bisa menjadi yang terbaik,” jelasnya.
Selain itu, untuk menjadi yang terbaik, dibutuhkan influencer yang bisa menceritakan layanan terbaik RSI AYani ke semua orang. Biasanya ‘combe’ ini adalah mereka yang sudah pernah mendapatkan layanan terbaik di RSI AYani.
“Improving patient experience. Pasien yang sudah mendapatkan layanan terbaik, mereka akan secara organik berpromosi ke orang lain,” tuturnya.
Direksi RSI AYani foto bersama Ketua Yarsis, Prof Mohammad Nuh (tengah). DUTA/ist
Prof Nuh menjelaskan yang bisa menjadi influencer itu adalah pasien-pasien dewasa, lansia dan pralansia yang jumlahnya hampir 60 persen dari total pasien RSI AYani.  “Kalau pasien RSI AYani itu seribu orang per hari, 600 orang itu potensial menjadi influencer. Karenanya kita harus rawat mereka dengan baik,” tukasnya.
Dokter Hendro yang ditemui usia pelantikan mengatakan, pekerjaan rumah yang luar biasa dipercayakan oleh Yarsis kepadanya.
“Amanah itu harus segera kami lakukan. Apalagi tantangan rumah sakit ke depan semakin besar. Dibutuhkan upaya yang tidak biasa untuk bisa menjadi the best,” ungkapnya.
Pihaknya akan berupaya melakukan customer relation management sehingga nantinya pengunjung bisa meningkat. Diakuinya, dia akan memetakan jenis layanan unggulan sesuai dengan program pemerintah.
“Pelayanan yang memiliki kompetensi yang layak jadi rujukan. Apalagi rumah sakit memiliki sumber daya manusia yang  cukup untuk memberikan layanan unggulan. Jenis layanan akan dilaunching dalam waktu dekat ini. Kami harus ada pembeda dibandingkan rumah sakit lainnya,” tuturnya. lis
Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry