BUKTI: Nursam saat diamankan berikut barang bukti hasil curian, kemarin. (duta.co/Tunggal)
BUKTI: Nursam saat diamankan berikut barang bukti hasil curian, kemarin. (duta.co/Tunggal)

SURABAYA | duta.co – Apes dialami Nursan (53), warga Cikampek Jawa Barat. Pasalnya kakek satu cucu ini tidak berhasil kabur seperti dua rekannya yang lain, usai mecuri sebuah laptop milik salah satu penumpang gerbong kereta api Sembrani jurusan Gambir Jakarta-Pasar Turi Surabaya.

Nurman diamankan Unit Reskrim Polsek Bubutan setelah sebelumnya ditangkap oleh security Stasiun Pasar Turi Surabaya.

Awalnya, Nursan sempat mengelak saat ditangkap oleh security stasiun. Namun berbekal rekaman CCTV, Nurman tak berkutik, terlebih saat digeledah, dalam tasnya ditemukan barang bukti laptop milik korban.

Kapolsek Bubutan, Kompol Dies Feraningtyas menjelaskan, jika kasus masih dalam pendalaman, mengingat dua tersangka lain berhasil melarikan diri.

“Ya kami mendapati tersangka sudah diamankan oleh security stasiun. Kemudian diserahkan kepada kami. Saat kami introgasi, tersangka mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi serupa dengan dua rekannya yang lain,” ungkap Kompol Fera, Kamis (11/1).

Sementara itu dari hasil penyidikan sementara, tersangka sempat menjadi tahanan Polsek Karawang dalam kasus pencopetan dan kepemilikan sabu.

“Baru keluar dari tahanan delapan bulan ini, sebelumnya saya juga nyopet, didalmnya ada sabu, saya jual terus tertangkap,” aku pria paruh baya ini.

Rencananya barang hasil curian ini akan dijual, uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari mengingat tersangka sudah cukup lama menjadi pengangguran. tom/gal

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan