Kepala Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Agus Prasetya. (FT/AGUS)

MADIUN | duta.co –Video mesum dilakukan pasangan pelajar beredar di kalangan pelajar di Kabupaten Madiun, video beredar melalui pesan instan WhatssApp, beberapa bulan terakhir.

Video berdurasi, 6 menit 59 detik ini, seorang pria dan wanita  muda telanjang bulat, sedang melakukan hubungan suami istri. Tampak dilakukan di sebuah ruangan yang gelap, kedua pelaku video mesum itu diduga dari pelajar di SMA Negeri dan SMK swasta di Caruban. Pelaku wanita berinisial P, sedangkan pelaku pria berinisial R.

Kepala Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Agus Prasetya, membenarkan bahwa pelaku wanita dalam video mesum yang viral di kalangan pelajar itu, merupakan warga desanya.

“Benar pelaku perempuan, warga desa sini, berinisial P, berstatus pelajar di SMA Negeri di Mejayan. Sedangkan, pelaku laki-laki berinisial R, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan,” ujar Agus Prasetya, kepada wartawan, Kamis (24/1) siang.

Ia mengatakan pihak keluarga P juga sudah melaporkan perbuatan R ke Polres Madiun. “Sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, kami sudah mencoba memediasi kedua pihak keluarga pelaku  video mesum yang menjadi viral di kalangan pelajar di Kabupaten Madiun,” ujarnya.

Namun, upaya medias tidak menemui titik temu, hingga akhirnya berujung laporan ke kepolisian. “Setelah kejadian itu, orangtua P  mendatangi kantor desa, melapor. “Saya sudah coba melakukan mediasi, musyawarah antara kedua belah pihak keluarga, supaya diselesaikan baik-baik,” ujarnya.

Didampingi anggota Babinsa, mengantar orangtua P menemui keluarga R di Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, untuk bermusyawarah. Awalnya, kedua pihak setuju untuk diselesaikan secara kekeluargaan, dengan cara dinikahkan.

Namun, bebera hari kemudian, ketika tiba giliran keluarga R mendatangi keluarga P, kesepakatan berubah. Pihak keluarga P, tidak setuju dengan kesepakatan awal.

Sebelumnya, video mesum dilakukan pasangan pelajar beredar di kalangan pelajar di Kabupaten Madiun. Video cabul ini beredar melalui pesan instan WhatssApp, beberapa bulan terakhir.(ags)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.