Tim A Lomba Debat Konstitusi Nasional UIN Malang yang berhasil menjuarai dan menyisihkan peserta lainnya dari seluruh Indonesia.

MALANG | duta.co – Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang menjuarai, lomba debat konstitusi di UIN Tulungagung. Lomba debat Konstitusi Nasional diikuti 12 tim dari seluruh Indonesia. Hebatnya, meski dengan persiapan terbatas mereka berhasil mengharumkan nama kampus Ulil Albab.

Seperti disampaikan Seto Ferdiantoro, juru bicara Tim A yang memenangi lomba debat konstitusi, bahwa kompetisi ini diselenggarakan mulai satu sampai tiga November kemarin. Penyelenggaranya Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Tulungagung. Diikuti 12 tim yang peserta dari hampir seluruh Universitas Islam Negeri, mulai UIN Aceh, UIN Jakarta, Kediri juga.

“Alhamdulillah Tim A UIN Maliki Malang dapat meraih juara 1,” ungkap Seto, Senin (8/11).

Mahasiswa kampus Ulil Albab ini menjelaskan pula, bahwa dalam lomba ini tahap awalnya melalui seleksi Online, demikian pula pada tahap delapan besar yang menggunakan virtual Zoom Meeting. Baru kemudian pada tahap empat besar diadakan Offline langsung di UIN Said Rahmatullah Tulungagung lima November lalu.

UIN Malang sendiri mengirimkan dua delegasi, tim A dan B, namun yang lolos hanya tim A. Tim A terdiri dari Seto Ferdiantoro, Faradiba Suryaninfrum dari Prodi Hukum Tata Negara,
dan Ahmad Kurniawan dari Prodi Hukum Keluarga Islam. Ketiga mahasiswa ini sebelum lomba telah mempersiapkan diri dengan kerap membahas banyak topik dan menyatukan argumen.

“Kami selalu melakukan riset mendalam dan sering-sering konsultasi dengan pembina, Imam Sukadi,” ujar Seto.

Mereka mengakui tak banyak kendala saat Online lomba, hanya sebatas kurang jelasnya suara lantaran jaringan. Semua materi mereka selesaikan, dimana sebelumnya persiapan dua minggu menjelang lomba telah banyak mengumpulkan bahan riset.

Setelah diumumkan lolos empat besar mereka betul-betul melakukan riset secara mendalam sebelum naik ke panggung lomba.

Usai menjuarai Lomba debat Konstitusi Nasional ini, mereka tak terlena, bahkan sudah menargetkan juara di Olimpiade Agama dan Riset (Oase). Even ini diselenggarakan oleh Kementrian Agama yang kali ini tuan rumahnya UIN Aceh. Dimana tim A UIN Maliki Malang ini telah dinyatakan lolos 8 besar.

Selain itu Tim A juga telah membidik even debat Formasi Low Fair yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Mataram.

Ditambahkan oleh Ketua Unit Pembinaan Bakat Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang, Imam Sukadi SH MH. Bahwa untuk menjadi tim terbaik tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, dibutuhkan kerja keras dalam membedah mosi debat.

“Proses pembimbingan yang sampai larut malam dan tanpa mengenal lelah karena waktu perlombaan yang sudah mepet,” ujar Imam Sukadi.

Diakui oleh Dosen Prodi Hukum Tata Negara (HTN) ini, rival yang lumayan berat adalah di semifinal saat berhadapan dengan tim dari UIN Sunan Ampel. Ditambah lagi mosi kontra yang lebih menguntungkan UIN Sunan Ampel. Namun, tim kampus Ulil Albab ini menang mutlak dengan tiga dewan juri memenangkannya. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry