Capture rilis metodelogi Survei Nusapolitica pada pilkada Kabupaten Mojokerto. Duta/arif

MOJOKERTO | duta.co – Peta kontestasi Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020 secara aktual perlihatkan posisi semakin mengerucut dan kompetitif, antara pasangan Nomor

Urut 1, Ikfina Fahmawati – Muhammad Albarraa dan pasangan Nomor Urut 3, Pungkasiadi – Titik Masudah.

Sebagaimana hasil survei yang dilakukan lembaga Nusapolitica tanggal 21 hingga 28 November 2020. Survei melibatkan 600 responden tersebar pada seluruh 18 kecamatan di Mojokerto secara proporsional menarik responden dengan multistage random sampling. Sehingga, margin of error (MoE) di sekitar 4,1 % dan confidence level 95 %.

Direktur Eksekutif Nusapolitica, Teguh Atmodjo menjelaskan bahwa pada survei ini dilakukan melalui proses simulasi surat suara (specimen), di mana responden diminta untuk melakukan simulasi pencoblosan surat suara.

“Hal ini bertujuan untuk melihat preferensi pemilih terhadap ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mojokerto 2020,” ujar Teguh Atmodjo, dalam rilis yang diterima oleh wartawan Duta.co.

Berdasarkan hasil simulasi dalam survei Pilkada Kabupaten Mojokerto ini, ditemukan bahwa, pasangan Pungkasiadi – Titik Masudah meraih nilai elektoral 30,8 %. Sedangkan pasangan Ikfina Fahmawati – Muhammad Albarra mendapat nilai elektoral sebesar 29,2 %. Sedangkan untuk pasangan nomor urut 2, Yoko Priyono – Choirun Nisa meraih 11,5 %.

Sebanyak 28,5 % responden tidak memberikan jawaban pada simulasi pencoblosan surat suara specimen yang dilakukan. Nusapolitica tidak hanya melakukan simulasi pencoblosan surat suara, melainkan ada juga pertanyaan yang langsung ditanyakan kepada responden.

Secara terbuka, hasilnya tidak begitu berbeda dengan hasil simulasi surat suara, di mana pasangan Nomor Urut 1 Ikfina Fahmawati – Muhammad Albarra memperoleh elektabilitas sebesar 17,4 % dan pasangan Nomor Urut 2, Yoko Prioyono – Choirun Nisa memperoleh elektabilitas sebesar 5 % dan pasangan Nomor Urut 3, Pungkasiadi – Titik Masudah meraih elektabilitas sebesar 20,4 %.

Hal ini sesuai dengan preferensi masyarakat yang sudah memiliki pilihan politik pada hari

ini, di mana sebesar 44,6 % masyarakat menyatakan sudah memiliki pilihan calon pada Pilkada Kabupaten Mojokerto yang akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020 mendatang. Ari

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry