Hasil Olah TKP, Penyebab Kebakaran Toko Sariwangi Korsleting Platfon Lantai Tiga

0

KEDIRI|duta.co – Berdasarkan hasil Olah TKP dan penyelidikan dilakukan Satreskrim Polres Kediri Kota, akhirnya diketahui penyebab kebakaran pada Toko Sariwangi berada di Jl. HOS Cokroaminoto 1 Kelurahan Setono Pande Kecamatan Kota Kediri, dikarenakan arus hubungan pendak atau korsleting. Hal ini disampaikan Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana melalui Kasubag Humas AKP Kamsudi, pada Sabtu (21/11).

Kebakaran hebat terjadi pada Kamis malam lalu, cukup membuat para petugas pemadam kebakaran dari PMK Pemerintah Kota dan PMK PT. Gudang Garam .Tbk harus bekerja keras pada bangunan berlantai tiga berada di Perempatan Retjo Pentung. Setelah dua jam dilakukan pemadaman, sejak pukul 22.30 wib, selang 30 menit kemudian kembali terjadi kebakaran meski kobaran api tidak sehebat kobaran pertama.

“Pada Hari Kamis tanggal 19 November  2020 sekitar pukul 22.30 wib telah terjadi kebakaran toko bibit minyak wangi dan kimia Sariwangi, berada di Jalan Hos Cokroaminoto Kota Kediri. Pemiliknya bernama Ziad, selanjutnya api berhasil dipadamkan oleh 7 unit mobil Damkar dari pemerintah kota dan Gudang Garam,” jelas AKP Kamsudi.

Dari keterangan korban, saat perjalanan pulang usai menutup pintu toko, dalam perjalan pulang dirinya mendapat telepon dari penggelola seafood. Memberitahukan bahwa tokonya terbakar, kemudian dia bergegas kembali. Setelah dicek di Lantai 3 tokonya terbakar dan api sudah membesar berasal dari plafon. “Selanjutnya saudara Ziad keluar toko dan meminta bantuan orang dan karyawannya untuk memabntu memadamkan api akan tetapi tidak berhasil,” jelasnya.

Dari pemeriksaan saksi – saksi dan hasil Olah TKP, diduga awal kebakaran disebabkan korsleting listrik yang berasal dari atap plafon. “Karena menurut keterangan saudara Ziad, pada saat pertama kali mengecek ke lantai 3 tokonya mendapati api berada di plafon. Ketika plafonnya runtuh, api menyambar cairan parfum dan botol – botol plastik kosong yang berada di lantai 3 toko tersebut,” terangnya. Atas kejadian ini, korban diperkirakan menelan kerugian Rp. 50 juta. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry