Kepala Dinkop UMTK Kota Kediri Bambang Priambodo (tengah), didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Kediri.

KEDIRI | duta.co – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kediri Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar membuka Harmoni Fair #2 2021, Rabu (24/11) di Kediri Town Square (Ketos). Bertajuk “Semarak Belanja Rekreasi dan Liburan Keluarga” Harmoni Fair #2 2021, digelar mulai 24 hingga 28 November 2021.

Harmoni Fair #2 2021 menampilkan pameran produk UMKM, Food Festival, Coffee Party, Barista Competition, hingga pameran industri kreatif. Selain pameran, ada juga seminar tentang digitalisasi UMKM, sosialisasi cukai, ekspor-impor dan kurasi produk serta tentang ketenagakerjaan. Dalam kegiatan ini diberikan pula sertifikat kurasi secara simbolis kepada perwakilan UMKM.

Pandemi Covid-19 telah membuat perekonomian terkoreksi begitu dalam. Gelaran Harmoni Fair #2 2021, merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Kediri untuk terus menggerakkan perekonomian. Melalui pameran yang digelar ini UMKM dan industri kreatif Kota Kediri diharapkan dapat berkembang.

“Senang dan berbahagia rangkaian kegiatan pameran mulai menggeliat lagi. Rasanya ini pameran yang pertama setelah dua tahun pandemi. Alhamdulillah hari ini kita masih berada di level 1. Kondisi ini membuat beberapa kegiatan bisa berjalan. Salah satunya pameran ini mudah-mudahan bisa ngomset lagi para pelaku UMKM dan industri kreatif,” ujar wanita yang akrab disapa Bunda Fey ini.

Istri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar ini menambahkan, untuk mengembangkan UMKM dan industri kreatif, Pemerintah Kota Kediri juga telah melakukan banyak hal. Mulai dari pelatihan, kurasi produk, fasilitasi pemasaran dan juga pengembangan UMKM Go Digital baik pemasarannya maupun manajemen keuangannya. Selain itu, Pemerintah Kota Kediri juga bekerjasama denga USAID dan Mien Uno Foundation untuk mencetak wirausaha baru bernama JAPRI WEE.

“Saya mendorong pelaku UMKM Kota Kediri terus menggali inovasi produk sesuai selera pasar. Tidak hanya memenuhi pasar lokal namun harus bisa menjangkau pasar internasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinkop UMTK Kota Kediri Bambang Priambodo, mengatakan, dalam Harmoni Fair #2 2021 ini diikuti sekitar 66 stan pameran. Tujuan kegiatan ini salah satunya untuk menumbuh kembangkan perekonomian melalui pameran.

“Kegiatan ini berlangsung selama lima hari. Diharapkan daya beli masyarakat meningkat. Nanti ada juga sosialisasi cukai untuk memberikan pemahaman bagi pelaku UMKM,” ungkapnya.

Pembukaan Harmoni Fair #2 2021 ini juga dihadiri, perwakilan Bakorwil I Madiun, Plt Kepala KPwBI Kediri, Kepala OJK Kediri, perwakilan Forkopimda Kota Kediri, Ketua KADIN, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, perwakilan KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri,  perbankan di Kota Kediri, dan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Kediri. Tak hanya UMKM Kota Kediri, Harmoni Fair #2 2021 juga diikuti UMKM di bawah Bakorwil I Madiun. Seperti Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar, Kabupaten Nganjuk, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Pacitan. (bud)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry