SANTRI : Ketua PCNU Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Jalil menyerahkan bingkisan untuk ibu hamil (Ahmad Mafruchi / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019 akhirnya secara resmi ditutup pada Jumat (22/11) malam bertempat di Halaman Kantor PCNU Kota Kediri, Jl. Sriwijaya. Kerja keras seluruh panitia didukung para pengurus NU, menjadikan acara meriah dan memiliki nilai manfaat lebih, patut diberikan apresiasi.

Selain acara diantaranya Jalan Sehat Sarungan, Pawai 99 Bedug kemudian lomba untuk anak-anak, ada hal luar biasa dilakukan yaitu berkirim doa untuk kaum ibu-ibu hamil, yaitu tingkepan massal. Kata ini terkesan tradisional dan merupakan adat yang hingga saat ini berlaku bagi orang tinggal di Pulau Jawa. Namun bentuk syukurannya selama ini justru dengan memakai cara secara Islami.

“Pertama kegiatan ini yang jelas kegiatan yang bersifat sosial, adapun objek kita itu adalah orang hamil yang ditingkepi. Tujuannya didoakan terus yang kedua diperjelas tentang masalah dasarnya tingkepan dari sisi agama dan adat istiadat. Ini perlu dipahami bersama. Kemudian ketiga, kita berusaha mewarnai keNUan di dalam berdoa dan berusaha serta berikhtiar ini, jelas dengan adanya tingkepan ini menjadikan sebab otomatis meng-NU-kan yang ada di dalam kandungan,” terang Gus Ab, sapaan akrab Ketua PCNU Kota Kediri.

Sedikitnya terdapat 18 ibu hamil dari 3 kecamatan se-Kota Kediri yang hadir. Pada kesempatan ini, juga diserahkan hadiah kepada para pemenang lomba-lomba telah digelar sebelumnya, diantaranya lomba film pendek. Sebagai penutup, digelar tradisi ala NU yaitu mayoran. “Ini tradisi di dalam pondok pesantren dan sampai sekarang masih berlaku. Pada satu tempat kemudian makan bersama, ini menunjukkan kebersamaan,” imbuh Gus Ab.

Kapolres Doakan Ibu Hamil

SANTRI : Kapoles Kediri Kota AKBP Miko Indrayana menyerahkan bingkisan untuk ibu hamil (Ahmad Mafruchi / duta.co)

Dihadapan undangan yang hadir, AKBP Miko Indrayana, Kapolres Kediri Kota menyampaikan jika kegiatan ini sangat luar biasa dan baru kali ini melihat acara tingkepan massal. “Ini suatu kegiatan yang luar biasa, saya juga baru sekarang lihat tingkepan masal. Tadi secara ilmu agama telah disampaikan Gus Ab. Saya mengambil sisi positifnya saja. Seperti ketika saya mau sekolah, didoakan ibu saya, serta saat istri saya mengandung,” terang AKBP Miko.

Kapolres pun juga mendoakan semoga para ibu hamil diberikan keselamatan, diberikan kesehatan, diberikan kelancaran, diberikan keturunan yang saleh dan solehah. “Saya juga mau menitipkan ucapan terima kasih, kepada ibu-ibu tadi karena tanpa beliau acara ini tidak akan berjalan. Saya kurang lebih di sini hampir satu bulan, Alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar. Saya yakin kelancaran tugas saya tidak lain adalah bantuan dari bapak ibu sekalian,” ungkap AKBP Miko. (rci/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry