
SURABAYA | duta.co – Tim Pesantren Denanyar-Jombang FC dan Tim PW Muhammadiyah Jawa Timur FC menjuarai “Liga Ukhuwah Hari Santri Nasional/HSN Soccer League 2026” yang diadakan PWNU Jawa Timur di lapangan Al-Akbar Sport Center (ASC) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Selasa (27/10) malam.
“Ada dua jenis ‘Hari Santri Nasional/HSN Soccer League 2026’ yang diadakan PWNU Jatim yakni liga eksternal yang bersifat ukhuwah atau fun game (persahabatan) pada 27 Oktober dan liga internal yang bersifat konsolidasi lembaga/banom NU pada 28-30 Oktober,” kata Manajer Program ‘HSN Soccer League 2026’ PWNU Jatim H Helmy M Noor di Surabaya, Rabu.
Didampingi Ketua HSN 2026 PWNU Jatim KH Musta’in, Helmy yang juga Sekretaris BPP MAS itu menjelaskan HSN Soccer League 2026 PWNU Jatim (eksternal dan internal) itu, sudah dibuka Plh Ketua PWNU Jatim KHM Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) dengan tendangan bola menjelang laga perdana dalam liga ukhuwah atau pertandingan persahabatan antara Tim PWNU dan Tim Muhammadiyah Jatim (27/10).
“Liga eksternal diikuti sembilan tim, yakni PBNU All Star FC, PWNU Jatim All Star FC, Denanyar-Jombang All Star FC, Polda Jatim All Star FC, Kodam V/Brawijaya All Star FC, Pemprov Jatim Al Star FC, Bank Jatim All Star FC, PW Muhammadiyah Jatim All Star FC, dan Masjid Al Akbar All Star FC. Juaranya adalah Tim Denanyar sebagai juara 1 dan Tim PW Muhammadiyah sebagai juara 2,” katanya.
Untuk Liga Internal/Konsolidasi “HSN Soccer League 2026 PWNU Jatim” diawali dengan babak penyisihan pada 28-29 Oktober, lalu babak final pada 30 Oktober. Babak penyisihan 28/10 adalah LDNU vs Lakpesdam, LTNNU vs LTMNU, LFNU vs Serikat Nelayan, dan IPNU vs LAZISNU. Babak penyisihan 29/10 adalah LKKNU vs PWNU, LPPNU vs LP Ma’arif NU, GP Ansor vs ISNU, dan LPBINU vs LWP NU. “Babak final pada 30 Oktober,” kata Helmy.
Saat membuka “HSN Soccer League 2026 PWNU Jatim” eksternal-internal (27/10) itu, Gus Firjaun Barlaman menjelaskan Liga HSN yang pertama kali diadakan di Indonesia itu bertujuan untuk memeriahkan HSN serta mempererat silaturahmi antara PWNU dengan PW Muhammadiyah, Pemprov, Kodam, Polda, MAS, Bank Jatim, dan “tim kehormatan” PBNU.
“Islam sendiri mengajarkan bahwa jiwa yang sehat ada dalam raga atau badan yang sehat, karena itu pertemuan melalui bola seperti ini sangat penting agar jiwa dan raga kita pun sehat, serta mendorong lahirnya kebersamaan dalam segala hal. Untuk itu, terima kasih atas partisipasi semua pihak, juga kebersamaan untuk seterusnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia HSN 2026 PWNU Jatim KH Musta’in mengatakan Liga HSN merupakan salah satu dari sembilan kegiatan utama HSN 2026. Secara keseluruhan, PWNU Jatim mengadakan 29 kegiatan HSN 2026 selama Oktober-Desember 2026 dengan sembilan agenda utama HSN 2026 dan 20 agenda dari lembaga/banom PWNU Jatim.
“Selain HSN Soccer League 2026, kegiatan utama HSN 2026 PWNU Jatim antara lain Ziarah Muharrik di sembilan kabupaten/kota, Apel Hari Santri di Gedung lantai 3 PWNU Jatim, Apel Kader NU di Alas Purwo Banyuwangi, Lomba Kinerja Antar-PRNU se-Jatim, NUConomic Festival di Bondowoso, dan Konser Amal,” katanya.
Untuk 20 agenda HSN 2026 dilaksanakan oleh lembaga/banom seperti Lazisnu yang menyerahkan bantuan ke Aceh dan NTT, lalu LPTNU mengadakan Podcast Pendidikan Serentak (Oktober-November). “Lembaga/banom lain yang punya acara HSN adalah Lakpesdam, LFNU, Lesbumi, LTNU, LKKNU, LKNU, LPBI, RMI, LTM NU, LP Ma’arif NU, LPBH, LDNU, LBM, dan LPPNU,” katanya. (*/PWNU)





































