BANJARMASIN | duta.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmennya memperkuat konektivitas transportasi di Jawa Timur dalam momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55. Upaya ini mencakup moda laut, darat, dan udara, sejalan dengan konsep pembangunan Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara.

Menurut Khofifah, penguatan konektivitas laut diwujudkan melalui pembangunan sejumlah pelabuhan dan dermaga, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Pembangunan tersebut antara lain meliputi Pelabuhan Probolinggo, Paciran dan Brondong di Lamongan, Jangkar di Situbondo, Boom di Banyuwangi, Masalembo, Kangean, Sapeken, Bawean, hingga Prigi di Trenggalek. Selain itu juga dibangun pelabuhan di kawasan kepulauan Madura seperti Gilimandangin di Kabupaten Sampang, Giliraja di Kabupaten Sumenep, Dungkek, serta Giliiyang.

“Keberadaan pelabuhan ini tentu memudahkan akses masyarakat, memperlancar distribusi logistik, sekaligus menunjang sektor pariwisata di Jawa Timur, termasuk destinasi seperti Gili Iyang, Bawean, dan Gili Ketapang,” ujar Khofifah saat kunjungan kerja di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (17/9).

Layanan Kapal Perintis dan Kapal Cepat

Untuk layanan laut perintis regional, Khofifah menjelaskan bahwa trayek yang selama ini dioperasikan dengan dukungan APBN kini dibagi menjadi dua jalur. Jalur pertama melayani rute Surabaya menuju Masalembo, kemudian berlanjut ke Keramaian, kembali ke Masalembo, dan berakhir di Kalianget sebelum kembali ke Surabaya. Sementara itu, jalur kedua melayani rute Kalianget menuju Kangean, lalu Sapeken, dilanjutkan ke Pagerungan Besar, kembali ke Sapeken, dan berakhir di Tanjung Wangi sebelum kembali lagi ke Kalianget.

Selain kapal perintis, lintasan kapal cepat juga sudah tersedia di beberapa jalur penting. Layanan tersebut meliputi rute Gresik menuju Bawean, Kalianget menuju Kangean, Jangkar menuju Sapudi hingga Raas, serta Boom Banyuwangi yang terkoneksi langsung dengan Pelabuhan Serangan di Denpasar, Bali. Ke depan, Pemprov Jatim tengah mengkaji pembukaan lintasan baru, antara lain Paciran menuju Kumai dan Sapeken menuju Bali Utara.

Tiga Rute Baru Penerbangan

Sementara itu, di sektor udara, Khofifah menyebutkan Wings Air (Lion Group) akan membuka tiga rute baru dari Bandara Internasional Juanda sepanjang September 2025. Rute tersebut terdiri dari penerbangan Surabaya menuju Semarang dan kembali ke Surabaya yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 19 September 2025, penerbangan Surabaya menuju Yogyakarta dan kembali ke Surabaya mulai 20 September 2025, serta penerbangan Surabaya menuju Banyuwangi dan kembali ke Surabaya yang mulai dibuka pada 24 September 2025.

“Alhamdulillah rute baru ini menjadi hadiah dari Hari Perhubungan Nasional tahun 2025. Masyarakat dari berbagai daerah bisa ke Surabaya dulu jika akan ke Banyuwangi, Yogyakarta, atau Semarang,” ucapnya.

Khofifah menambahkan, pembukaan rute baru tersebut akan memperkuat posisi Jatim sebagai hub logistik kawasan timur Indonesia sekaligus mendukung konektivitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Promo Tarif Transjatim Rp55

Sebagai bentuk apresiasi pada Harhubnas 2025, Pemprov Jatim memberikan promo tarif khusus bagi pengguna Bus Transjatim. Penumpang cukup membayar Rp55 untuk sekali perjalanan pada Rabu, 17 September 2025, di seluruh rute operasional kecuali Transjatim Luxury.

“Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan bekerjasama dengan AstraPay dan Bank Jatim memberikan promo Rp55 bagi masyarakat. Ini bentuk apresiasi kami di bidang transportasi, sekaligus mendukung tema Harhubnas 2025, Bakti Transportasi Untuk Negeri,” jelas Khofifah.

Kuota program ini meliputi 550 penumpang pertama yang menggunakan e-Wallet AstraPay, serta 4.800 penumpang pertama dengan pembayaran QRIS Bank Jatim, termasuk alokasi khusus bagi pelajar, mahasiswa, dan santri.

Menurut Khofifah, promo ini bukan hanya menghadirkan tarif terjangkau, tetapi juga mengedukasi masyarakat menggunakan pembayaran non-tunai, sekaligus mendorong peralihan ke transportasi umum yang lebih ramah lingkungan.

“Dengan adanya promo tarif khusus Transjatim ini, kami berharap masyarakat semakin terdorong menggunakan moda transportasi umum yang nyaman, aman, terjangkau, dan mendukung pengurangan emisi,” tandasnya. (Rid)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry