PLT Direktur RSAS Situbondo saat mengecek ketersediaan tabung oksigen cair (FT/Her)

SITUBONDO | duta.co – Hari ini, tiga rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur darurat oksigen. Sebab, di Rumah Sakit Abdoer Rahem Situbondo, oksigen cair hanya tinggal 18 persen dan tabung oksigen hanya tinggal 3 buah, Sabtu (24/7/2021).

Keterangan yang disampaikan Plt Direktur Rumah Sakit Abdoer Rahem Situbondo, dr. Roekmy Prabarini mengatakan, hari ini oksigen cair hanya tinggal 18 persen sedangkan oksigen tabung tinggal 3 biji. “Jika hari ini pasokan oksigen terlambat, maka kuatir kami tidak maksimal melayani pasien Covid-19. Upaya yang kita lakukan pinjam tabung oksigen ke Rumah Sakit Asembagus dan puskesmas,” jelas dr. Roekmy.

Lebih lanjut, dr. Roekmy mengatakan, saat ini Rumah Sakit Abdoer Rahem Situbondo merawat 136 pasien Covid-19. Apabila, pasokan oksigen hari ini terlambat, maka bisa mengancam keselamatan para pasien. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo, dalam hal ini bapak bupati, kapolres, dandim serta BPBD Situbondo yang ikut berjuang mendatangkan oksigen hari ini. Semoga saja pengiriman oksigen hari ini tidak terlambat,” tuturnya.

Untuk tadi malam, sambung dr Roekmy, ketersediaan oksigen sangat mengkhawatirkan, karena tidak ada kejelasan kedatangan mobil tangki oksigen Samator. Namun, hari ini sudah ada kejelasan kedatangan mobil tangki Samator yang memuat oksigen.

“Ketersedian oksigen di sini hanya tinggal 18 persen oksigen cair dan oksigen tabung tinggal 3 tabung, jika ada keterlambatan pengiriman maka sangat mengkhawatirkan sekali. Perkiraan oksigen akan habis hari ini sekitar jam 14.00 WIB. Jika sebelum jam 14.00 WIB mobil pengangkut oksigen sudah datang, maka aman dan ketika belum datang kita akan kembali pinjam oksigen tabung yang ada di puskesmas-puskesman di wilayah Kabupaten Situbondo ,” jelas dr. Roekmy.

Tak hanya itu saja yang disampaikan dr. Roekmy. Namun, dia juga menjelaskan bahwa, keterbatasan oksigen juga terjadi di Rumah Sakit Mitra Sehat dan Rumah Sakit Elisabhet Situbondo. “Semoga saja mobil tangki Samator pengangkut oksigen datang tepat waktu,” pungkasnya. (her)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry