Kasi Intel (baju abu-abu) saat tinjau ketersediaan oksigen tabgung di Rukun Jaya Gas (FT/Heru)

SITUBONDO | duta.co – Hasil sidak Kasi Intel Kejaksaan Negeri Situbondo Loafika SH bersama stafnya ke Rukun Jaya Gas salah satu pemasok oksigen di tiga rumah sakit rujukan Covid-19, menjelaskan bahwa pasokan oksigen dari Rukun Jaya Gas untuk hari sudah terpenuhi, Senin (26/7/2021).

“Hari ini seluruh kebutuhan oksigen tabung untuk tiga rumah sakit rujukan Covid-19 sudah terpenuhi. Namun demikian, liquid yang tersedia di Rukun Jaya Gas sudah sangat menipis. Tinggal hari ini liquid di produksi oleh Rukun Jaya Gas. Semoga tidak ada keterlambatan pengiriman liquid dari Banyuwangi maupun dari Surabaya ke Rukun Jaya Gas Situbondo,” kata Loafika.

Jika ada keterlambatan liquid tersebut, kata Loafika SH, maka dikhawatirkan ada kelangkaan oksigen seperti minggu-minggu kemarin. “Jika ada keterlambatan pengiriman liquid tersebut, maka bisa dipastikan aka nada keterlanbatan suplay oksigen ke rumah sakit rujukan Covid-19. “Saya berharap tidak ada keterlambatan pengiriman liquid tersebut,” harapnya.

Sementara itu, Ela bagian distribusi oksigen Rukun Jaya Gas mengatakan, hanya tinggal hari ini Rukun Jaya Gas memproduksi liquid ke tabung oksigen. Sebab, ketersedian liquid-nya hampir habis dan belum mendapat pasokan dari Surabaya. “Seluruh kebutuhan oksigen tabung untuk tiga rumah sakit rujukan Covid-19 dari tadi malam hingga hari ini sudah kami penuhi,” jelas Ela.

Lebih lanjut, Ela mengatakan bahwa, Rukun Jaya Gas saat ini sangat kewalahan dalam mendistribusikan oksigen tabung untuk memenuhi kebutuhan tiga rumah sakit rujukan Covid-19 dan melayani masyarakat umum. “Kondis penyebaran Covid-19 Jawa-Bali saat ini kurang baik, sehingga pasokan liquid terhambat dan sulit di dapat. Oleh karena itu, kami memperioritaskan pelayanan untuk rumah sakit,” tuturnya.

Tak hanya itu yang disampaikan Ela, namun dia juga menjelaskan tidak ada kenaikan harga dalam menjual oksigen tabung kecil maupun tabung besar. “Untuk pengisian tabung kecil kita jual seharga 35 ribu rupiah. Sedangkan, untuk pengisian tabung oksigen besar kita jual 100 ribu rupiah,” pungkasnya. (her)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry