
KEDIRI | duta.co – Masih dalam rangkaian kegiatan Hari Bumi sedunia yang diperingati pada 22 April, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) gerak cepat (gercep), dengan menerjukan tim gabungan dan melakukan pembersihan di area Sumber Rempin yang berdekatan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Betet, Selasa (22/4).
Hal itu dilakukan, menindaklanjuti laporan dari warga Kelurahan Betet, Kecamatan Kota Kediri, terkait tumpukan sampah yang menggunung di area sumber mata air tersebut.
Tumpukan sampah yang didominasi sampah rumah tangga, merupakan ulah warga/orang yang tidak bertanggung jawab dan kurang sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.Disisi lain, papan larangan juga belum terpasang di lokasi serta menutup akses untuk kendaraan roda 4 maupun roda 3 ke area tersebut.
“Pembersihan dilakukan dengan melakukan survei terlebih dahulu beberapa hari sebelumnya. Kita lihat sampah yang tertumpuk itu tidak hanya sampah rumah tangga, tapi juga didominasi oleh sampah organik seperti bekas potongan ranting kayu, daun dan pohon bambu,” terang Kepala DLHKP, Imam Muttakin saat dihubungi, Selasa (22/4/2025)
Selanjutnya, tim gabungan yang terdiri dari DLHKP bersama dengan kelurahan Betet dan dinas terkait, berkolaborasi membersihkan sampah yang dilakukan mulai hari ini dan ditargetkan selesai dalam kurun waktu secepatnya.
“ Sampah menumpuk cukup banyak, maka pembersihan kita targetkan selesai secepatnya. Karena akses jalan yang terbatas, pembersihan sampah kita lakukan secara manual dan menerjunkan alat berat,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini DLHKP menerjunkan 1 armada wheelloader yang digunakan untuk membersihkan tumpukan sampah yang kemudian diangkut menggunakan armada truk. Lalu, mengangkut sampah tersebut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Imam berharap, dengan kegiatan ini sampah yang berada di Sumber Rempin tidak mencemari sumber air setempat. Selain itu melalui kegiatan ini, dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Sampah harus kita tangani bersama-sama dalam jangka waktu yang panjang. Mari lebih peduli kepada lingkungan sekitar dan tidak mencemari lingkungan agar kelestarian lingkungan bisa tetap terjaga,” ujarnya.
Terakhir, Imam juga mengatakan, pihaknya juga akan memasang papan larangan agar masyarakat tidak membuang sampah di area lokasi Sumber Rempin tersebut dan membatasi akses untuk roda 4 maupun roda 3 yang masuk ke area tersebut, karena disinyalir pihak yang membuang sampah di area tersebut dibuang dari kendaraan roda 3 ataupun roda 4.
“Kalaupun papan larangan membuang sampah dilanggar, masyarakat yang ketahuan membuang sampah di area tersebut akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku” tutupnya. (bud)