
LAMONGAN | duta.co – Harga berbagai jenis ikan di Pasar Ikan Lamongan dipastikan tetap stabil selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Ketersediaan pasokan ikan juga dinilai aman dan bahkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momen Ramadan.
Kepala Pasar Ikan Lamongan, Wahyono, mengatakan bahwa hingga saat ini belum terjadi lonjakan harga yang signifikan pada sejumlah komoditas ikan yang dijual di pasar tersebut. Ia menyebut, stabilnya harga juga didukung oleh pasokan ikan yang terus masuk dari para pemasok dan nelayan.
Menurut Wahyono, sejumlah jenis ikan yang menjadi favorit masyarakat selama Ramadan masih dijual dengan harga yang relatif terjangkau. Untuk ikan bandeng misalnya, saat ini dijual dengan harga sekitar Rp31.000 per kilogram dengan isi rata-rata empat ekor.
Sementara itu, ikan mujair dijual dengan harga bervariasi antara Rp20.000 hingga Rp30.000 per kilogram tergantung ukuran dan kualitas ikan. Sedangkan ikan nila merah segar berada di kisaran Rp28.500 hingga Rp57.000 per kilogram.
Adapun ikan tombro (ikan mas) dijual dengan harga Rp20.000 hingga Rp30.000 per kilogram, menyesuaikan ukuran ikan yang dijual oleh para pedagang. Untuk ikan lele, harga di pasar saat ini berkisar antara Rp23.000 hingga Rp25.000 per kilogram.
“Untuk harga ikan selama Ramadan ini masih stabil. Pasokan ikan juga dalam kondisi aman dan bahkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lamongan,” ujar Wahyono saat ditemui di Pasar Ikan Lamongan, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan, meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan turut berdampak pada meningkatnya permintaan ikan segar di pasar. Banyak warga yang memilih mengonsumsi ikan sebagai menu berbuka puasa maupun sahur karena dinilai lebih sehat dan mudah diolah.
Kondisi tersebut membuat perputaran ikan di pasar menjadi lebih cepat dibandingkan hari biasa. Meski demikian, hal itu tidak sampai memicu kenaikan harga yang signifikan karena suplai ikan dari berbagai daerah tetap lancar.
Selain itu, jumlah pedagang yang berjualan di Pasar Ikan Lamongan juga cukup banyak, bahkan mencapai ratusan pedagang. Kondisi ini membuat persaingan harga tetap sehat sehingga harga ikan dapat terjaga dan tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Permintaannya memang meningkat kalau Ramadan seperti ini. Tapi karena jumlah pedagang juga banyak dan pasokan ikan terus masuk, stok tetap aman,” jelasnya.
Wahyono menambahkan, pihak pengelola pasar juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan stok ikan di pasar guna memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang berlebihan selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan ikan di Pasar Ikan Lamongan karena stok dipastikan cukup dan harga tetap stabil.
“Yang jelas masyarakat tidak perlu khawatir. Stok ikan aman dan kebutuhan selama Ramadan insyaallah bisa terpenuhi,” pungkasnya. (ard)




































