KEDIRI | duta.co – Penegasan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar siapakah bakal mengisi kursi pendampingnya wakil wali kota (wawali) adalah partai, rupanya tidak diimbangi dengan kinerja legeslatif. Dimana hingga saat ini belum membentuk Panitia Pemilihan Wakil Wali Kota Kediri usai pansus telah menyerahkan hasil rekomendasi berupa tata tertib telah mendapatkan persetujuan Gubernur Jawa Timur.

Pernyataan di atas disampaikan H. Ashari .SE, Ketua Pansus Tata Tertib Pengisian Jabatan Wawali saat dikonfirmasi Jumat (21/05). Menurutnya, seiring turunnya surat evaluasi dari gubernur pada Februari lalu hingga sekarang belum diagendakan dalam Rapat Paripurna.

Harapan disampaikan Pak Raden sapaan akrab Ashari merupakan politisi Partai Demokrat, agar pimpinan DPRD menjadwalkan dalam Badan Musyawarah, mengagendakan pembentukan panitia pemilihan wawali. Apalagi dijelaskan dalam surat evaluasi dari gubernur, kinerja panitia ini nanti hanya enam bulan.

“Sebenarnya harus seiring sejalan, partai pengusung baik PAN dan NasDem masing-masing akan menyodorkan dua nama calon dari kader terbaiknya. Setelah panitia ini nanti terbentuk kemudian bersurat kepada wali kota, agar masing-masing partai membalas dengan menyerahkan nama calon,” jelasnya.

Selanjutnya, sesuai isi surat evaluasi kemudian dibuka pendaftaran, verifikasi data, pemilihan kemudian dilakukan penetapan. “Proses ini kan panjang, makanya panitia pemilihan harus segera dibentuk agar kursi wawali segera terisi,” jelasnya. Lalu siapakan akan duduk dalam panitia tersebut? Kembali dijelaskan Pak Rades, sesuai isi surat beranggotakan tidak lebih 10 orang dan mewakil seluruh fraksi.

“Kami minta segera diagendakan paripurna di Bulan Juni dan dimasukkan dalam Badan Musyawarah. Berdasarkan evaluasi gubernur, jumlah anggota panitia pemilihan mengacu jumlah anggota komisi maksimal 10 orang. Otomatis mewakili seluruh fraksi, lalu siapakah nanti duduk sebagai panitia tentunya akan berpotensi masalah atau terjadi kecurangan bila tidak sesuai dengan tata tertib,” tegasnya.

Isu kini beredar di masyarakat, dua nama memiliki peluang kuat diusung masing-masing partai, Reza Darmawan dari PAN dan HM. Nafis Kurtubi saat ini menjabat Ketua DPD NasDem. Namun saat hal ini berusaha dikonfirmasikan kepada Nafis, dengan santun dijawab rahasia dan nama tersebut telah disampaikan kepada pimpinan DPW maupun DPP Partai NasDem. (nng)

Keterangan foto : Pak Raden, Ketua Pansus Tata Tertib Pengisian Jabatan Wawali Kota Kediri (istimewa/duta.co)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry