SURABAYA | duta.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Jawa Timur menggelar Bimtek bersama seluruh DPC serta anggota DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Hotel Novotel, Surabaya, Sabtu (14/4/2018) malam.

Acara yang akan berlangsung hingga Minggu (15/4/2018) hari ini membahas berbagai macam strategi pemenangan pemilu baik untuk Pilkada serentak 2018 maupun Pileg dan Pilpres 2019.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti solidaritas para Hanura Jatim dalam mendukung serta siap memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak pada Pilgub Jatim mendatang.

Ketua DPD Partai Hanura Jatim, Kelana Aprilianto menyatakan bahwa dukungan partainya pada Khofifah-Emil ini sudah seiring dengan keputusan DPP di bawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang (OSO). Apalagi, satu-satunya kepengurusan Hanura yang diakui oleh Kemenkumham hanya yang diketuai umumi OSO.

“Sebagai partai pengusung, Partai Hanura akan all out memenangkan ibu Khofifah untuk menjadi Gubernur Jawa Timur. Artinya kalau ada orang yang mengatakan dukungan kepada Paslon lain itu jelas abal-abal,” tegas Kelana di sela-sela acara.

Sebagaimana diketahui bersama, sebelumnya, Sujatmiko Cs pernah mengklaim sepihak sebagai Ketua DPD Partai Hanura Jatim versi yang lain kembali berulah dengan memberikan pernyataan dukungan pada pasangan calon nomor urut dua, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Menanggapi hal demikian, Kelana pun menyayangkan sikap kurang santun yang dilakukan oleh Sujatmiko yang notabene mantan Ketua DPD Partai Hanura Jatim era sebelumnya. Pasalnya, setelah dilakukan penelusuran lebih jauh, ternyata kubu Sujatmiko Cs tidak tercantum dalam surat keputusan (SK) DPP Hanura di kepengurusan yang sah.

“Kami sudah cek. Ternyata tidak ada namanya Sudjatmiko. Bahkan saya sendiri tidak kenal dengan mereka,” tambah politisi asal Pasuruan ini.

Kendati demikian, Kelana memastikan, hingga saat ini seluruh DPC hingga  seluruh pengurus di tingkat ranting-ranting yang ada di Jatim masih satu suara mendukung pasangan Khofifah-Emil di bawah kepemimpinannya. Bahkan, dia dengan tegas akan memberikan sanksi tegas jika ada kader yang mbalelo.

“Alhamdulillah, baik DPC maupun ranting masih satu suara untuk memenangkan Khofifah-Emil. Kalau sampai ada yang mbalelo, kita akan keluarkan sanksi pemecatan,” pungkas Kelana Aprilianto. (ud) 

Tinggalkan Balasan