TRENGGALEK | duta.co — Jalur Selatan di wilayah Kabupaten Trenggalek masih menjadi pantauan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Trenggalek dalam hal peredaran gelap narkoba. Selain narkoba, BNNK juga meneliti upaya penyalahgunaan Komix obat batuk karena ada upaya untuk menjadikan mabuk dan fly.

Untuk mencegah hal tersebut, Kepala BNNK Trenggalek, Akik Subki memaparkan, sesuai tema HANI 2018, sehat tanpa narkoba, menyatukan dan menggerakkan seluruh kekuatan bangsa perang terhadap narkoba.

“Semua ini dilaksanakan demi terwujudkan masyarakat Indonesia khususnya Trenggalek terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” ucapnya setelah melaksanakan apel upacara dalam rangka HANI 2018.

Menurutnya, dengan kondisi darurat narkoba, banyak kabupaten yang terkontaminasi peredaran gelap narkoba. Namun mana kala dibandingkan dengan kabupaten kota lain, khususnya Trenggalek memang di bawah mereka.

“Untuk di Trenggalek sendiri tetap ada, seperti kemarin telah dilaksanakan TAT hasil tangkapan Polres Trenggalek dan itu pun masih sekelas pengguna,” imbuhnya.

Namun demikian, lanjut pria yang akrab di sapa AKIK, pihaknya selain mengaksesmen juga punya kewajiban untuk merehabilitasi dari aspek kesehatan maupun aspek hukumnya.

BNNK Trenggalek sendiri ada target rehabilitasi sekitar 10 orang pertahun, untuk saat ini yang sudah masuk masih 3. Namun demikian kita tetap melakukan sinergi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya.

“BNNK Trenggalek siap merehabilitasi masyarakat yang siap berobat dan berhenti dari penyalahgunaan narkoba apapun bentuknya,” terangnya.

Akik Subki menambahkan, bukan hanya terikat dari sabu, ada juga trend menarik tentang Komix. Komix sebenarnya merupakan obat batuk, tapi kalau niatnya memang disalahgunakan untuk mabuk, jika diminum 10 hingga 25 kemasan bisa juga mabuk jadi tergantung daripada masyarakat itu sendiri.

“Dengan hasil pantauan BNNK jenis pil Koplo atau Double L yang banyak digunakan atau dikonsumsi di Trenggalek. Sedangkan untuk maping wilayah yang paling rawan adalah di jalur pantai selatan,” pungkasnya. (sup/ham)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.