Proses wisuda virtual siswa kelas XII Smamda Surabaya, Sabtu (27/6/2020). DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co – Pandemi Covid-19, membuat SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya harus menggelar seremonial kelulusan melalui dunia maya (virtual), Sabtu (27/6/2020).

Walau harus wisuda dari rumah masing-masing, namun tidak mengurangi kehikmatan dari acara tersebut.

Sebanyak 308 siswa didampingi orang tua masing-masing tetap mengikuti acara dari awal hingga akhir. Dari 3028 siswa yang diwisuda terdiri dari 229 siswa peminatan MIPA, 69 siswa peminatan IPS dan 10 siswa peminatan bahasa.

Yang spesial, di acara ini juga dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr KH Haedar Nashir, MSi. Juga dihadiri jajaran pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur dan Surabaya serta Kepala Smamda dan dewan guru.

Haedar Nashir yang hadir memberikan orasi mengucapkan selamat kepada para lulusan Smamda.  Haedar berharap para lulusan bisa tetap memiliki akhlak mulia, menghormati orang tua, mencintai sesama dan ilmu yang didapat bisa memberikan manfaat bagi kemajuan hidup masyarakat.

“Wisudah ini bisa dijadikan titik pangkal untuk terus maju dan mencari ilmu yang nantinya bisa membanggakan Muhammadiyah, membanggakan umat dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara di manapun dan kapanpun,” ujar Haedar.

Kepala Smamda Surabaya, Astajab juga mengatakan Smamda bukan sekadar meluluskan siswanya dalam bidang akademik, tapi juga lulusan yang memilii karakter kuat terutama dalam bidang agama.

“Kami didik siswa untuk kuat dalam bidang agama terutama keislamannya. Sehingga lulusan Smamda Surabaya tidak perlu diragukan lagi keislamannya,” tukasnya.

Selain itu, untuk menghadapi tantangan global, Smamda Surabaya juga menyiapkan lulusannya untuk bisa bersaing.

Bahkan, Smamda juga telah menjalin kerjasama dengan  banyak sekolah di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Australia, Taiwan, CIna hingga Turki dan Arab Saudi agar para lulusan bisa memiliki bekal yang lain saat menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

“Jadi selain Pendidikan agama, kami siapkan bekal akademik dan non akademik. Bahkan untuk non akademik kami memiliki 50 ekstra kurikuler lengkap sesuai peminatan siswa,” tuturnya.

Untuk wisuda kali ini, Smamda mengusung tema Generasi Unggul, Berkarakter, dan Berdaya Saing di Era Global.

Dalam wisuda tersebut, juga diumumkan siswa-siswa yang berhasil menembus perguruan tinggi negeri (PTN) untuk jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry