PLOSOKLATEN : Suasana Musrenbangdes di Balai Desa Trisulo Kecamatan Plosoklaten (istimewa / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Acara Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) digelar di Balai Desa Trisulo Wonorejo Kecamatan Plosoklaten pada Rabu (6/11), menjadikan undangan yang hadir sempat bertanda tanya. Mereka dibuat bertanya-tanya saat Camat Plosoklaten, Elok Etika .S.Sos .MM disela-sela sambutannya menyampaikan jika dirinya mempunya sahabat bernama Mujahid akan maju sebagai Calon Bupati Kediri.

“Pak Mujahid itu temen dari muda, sekarang menjabat Kepala Kesbangpol dan sekarang mau maju Bupati Kediri. Tujuannya akan melanjutkan pembangunan-pembangunan yang sekarang berjalan,” ucap salah satu tokoh masyarakat turut hadir dalam acara Musrenbangdes kepada duta.co. Meski mewanti-wanti agar identitasnya dirahasiakan, namun dirinya hanya mengirimkan bukti foto dan jadwal kegiatan.

Jenengan cukup percaya keterangan saya saja, saya tidak enak jika mengirimkan rekaman suaranya. Nanti pasti viral kemana-mana dan saya bisa berurusan dengan hukum,” ungkapnya. Dirinya pun sempat tolah-toleh mencari sosok Mujahid yang diperkenalkan ibu camat, yang ternyata tidak hadir dalam acara ini.

Terkait adanya kampanye terselubung, Kades Trisulo Wonorejo, Moch. Mustofa menyampaikan bahwa tidak ada tujuan lain kehadiran ibu camat selain membuka acara Musrenbangdes. “Beliau hadir untuk membuka acara, tidak ada tujuan lain,” terangnya.

Dengan adanya temuan atau pengaduan masyarakat, adanya indikasi sejumlah camat melakukan kampanye terselebung, sistematis dan masif (TSM), tentunya ruangan di Komisi A DPRD Kabupaten Kediri bakal kembali memanas.

Seperti disampaikan kepada pimpinan dewan, dalam forum Badan Musyawarah bahwa kepada seluruh ASN di tubuh Pemerintah Kabupaten Kediri harus menjaga netralitas dari proses sosialisasi calon bupati atau wakil bupati serta dalam hal penggunaan anggaran. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry