Kiai Anwar Zahid saat memberikan tausiyah dalam Pengajian Akbar di Sekolah Alazka Surabaya, Sabtu, (18/7/2026). DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – KH Anwar Zahid hadir di Sekolah Alazka Surabaya, Sabtu (18/7/2026). Di hadapan wali murid, guru, warga sekitar, kiai asal Bojonegoro itu meminta orang tua mendampingi anak saat bermain handphone atau ponsel.

“Dibimbing, didampingi saat anak main HP. Memang banyak prestasi yang dihasilkan melalui teknologi, namun tak sedikit yang hancur gara-gara HP. Jam tidur mereka jadi mundur,” katanya.

Dikatakan Kiai Anza (panggilan popular KH Anwar Zahid), anak zaman sekarang lebih nurut sama HP. Juga anak yang kecanduan HP menjadi berani sama orang tuanya.

“Dulu, cucu yang sowan ke kakek neneknya. Zaman sekarang, kakek nenek yang sowan ke cucunya. Kalau sudah bertemu, cucu malah asyik dengan HP-nya,” katanya.

Karena itu di ajang yang bertajuk Reset Diri, Recharge Generasi itu Kiai Anza meminta orang tua untuk mendidik anak dengan akhlak dan perilaku yang baik.

“Jadikan anak adalah hasil dari regenerasi bukan reproduksi. Kalau hasil regenerasi akan menjadi anak history yang akan menorehkan sejarah dengan tinta emas,” tandas Kiai Anza.

Anida Febrianti, Ketua Panitia Pengajian Akbar Alazka  mengatakan Pengajian Akbar ini merupakan agenda tahunan Sekolah Alazka di bulan Muharram.

“Tahun ini kami mengundang Kiai Anwar Zahid. Bergiliran setiap tahunnya untuk acara seperti ini,” jelasnya.

Kegiatan ini hasil kerjasama  Majelis Penunjang Program Sekolah (MPPS) dan  Badan Penunjang Program Sekolah (BPPS) dengan mengundang seluruh murid, wali murid, warga sekitar dan masyarakat umum. lis