KETUA DPRD Jatim Halim Iskandar bersama Ketua PC NU Jombang KH Salmanudin saat menandai peresmian kantor MWC NU Ploso Jombang. (DUTA.CO/ NURUL YAQIN)

JOMBANG | duta.co – Ketua DPRD Jawa Timur, Halim Iskandar, berharap kader NU harus kompak. Selain itu, harus berbagi peran untuk berkhidmat membantu NU, termasuk dalam menghadapi pilgub Jatim 2018 mendatang. Hal ini disampaikan saat meresmikan kantor MWC NU Ploso Jombang, Sabtu (15/7) lalu.

Menurut Halim, pemilihan Gubernur Jatim adalah peluang baik untuk NU menempatkan kadernya di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. ” Disamping kompak, kader NU harus bisa membagi peran, dalam berkhidmat membesarkan jamiyah dan membentengi NU. Karena musuh NU terus bergerak secara terorganisir menggerogoti NU,” tandasnya.

Lebih lanjut Halim mengatakan, terkait adanya kader NU lain yang akan maju sebagai calon gubernur bersaing dengan Gus Ipul, yang calon PKB, pihaknya terus berupaya memberikan pemahaman pembagian peran kader NU tadi. “ Kita sekarang lagi berupaya memberi pemahaman kepada Ibu Khofifah terkait pembagian peran kader NU dalam berkhidmat. Termasuk dalam menghadapi pemilihan Gubernur Jawa Timur,”ujarnya lagi.

”Pembagian peran ini penting, saya tetap di legislatif dan Gus Ipul di eksekutif.  Jangan sampai kader NU  yang sudah duduk di kementerian, di legislatif mundur saling berebut untuk pilkada,”imbuhnya.

Kakak Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar ini menambahkan, pihaknya bertekad membantu pendirian kantor NU di setiap kecamatan di seluruh Jawa Timur.

“Target kita, 2018 seluruh MWC NU bisa memiliki kantor sendiri, hal ini penting untuk konsolidasi Jam’iyah untuk menggerakkan roda organisasi. Sehingga NU bisa semakin kompak,” tegasnya. (rul)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan