Panitia mengalungkan medali ke atlet yang meraih juara di cabang lari 5000 meter Piala Panglima TNI 2018, bertempat di Lapangan Thor Surabaya. DUTA/ANDI MULYA

SURABAYA | duta.co – Kontingen Tiga Matra TNI dan Polri mengikuti kejuaraan atletik memperebutkan Piala Panglima TNI di Lapangan Thor Surabaya, Selasa (4/12/2018) pagi.

“Kejurnas atletik Piala TNI Terbuka VI yang diselenggarakan KOMI (Komite Olahraga Militer Indonesia) di Surabaya, ini  wujud nyata kepedulian TNI terhadap pembinaan prestasi olahraga yang bersifat nasional,” demikian Mayjen TNI Arif Rahman, Pangdam V Brawijaya.

Menurut Pangdam, kejuaraan seperti ini sangat diperlukan TNI maupun masyarakat olahraga Indonesia. Sebab, kompetisi sebagai tolok ukur setiap atlet untuk mengetahui keberhasilan dari latihannya.

“Untuk meraih prestasi harus dilakukan dengan sistem pembinaan berkelanjutan dan harus memperhatikan metoda, sarana prasarana latihan serta didukung anggaran yang memadai,” jelas Pangdam.

Pangdam berharap penyelenggaraan ini dapat dijadikan wahana untuk mengukur pencapaian prestasi pembinaan klub olahraga atletik se Indonesia.

“Kepada juri dan panitia pelaksana saya harapkan dapat menyelenggarakan kejuaraan ini dengan baik dan penuh sportifitas, sehingga meningkatkan kualitas dan maanfaat dari kejuaraan ini,” katanya.

Sekretatis Umum KOMI, Kolonel Yulianto Hadi menjelaskan bahwa kejuaraan atletik yang digelar ini adalah ajang seleksi persiapan mengikuti olimpiade militer ke 7 di Wuhan China pada tahun 2019 depan.

“Kejuaran ini merupakan kalender kegiatan PASI (Persatuan Atletik se Indonesia) yang setiap tahun diadakan dan kejuaran ini sudah menelurkan banyak atlet nasional muncul jadi atlet dunia,” yakinnya

Ia juga menghimbau kepada seluruh aktivis dan klub-klub atlit Indonesia untuk aktif dalam kejuaraan yang diselenggarakan oleh PASI. “Mari kita bersama-sama mengembangkan cabang olahraga atletik untuk bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” singkatnya. (nzm/and)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.