Pelatih Persela Lamongan saat konferensi pers, usai pertandingan melawan Barito Putra, di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/1/2026).

LAMONGAN | duta.co – Persela Lamongan harus mengubur ambisi meraih poin penuh. Tim Laskar Joko Tingkir ini dipaksa puas berbagi 1 poin bersama Barito Putera. Ini setelah tim tamu berhasil menahan imbang tanpa gol dalam lanjutan kompetisi Championship, di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/1/2026).

Meski hanya meraih satu poin di hadapan pendukung sendiri, Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang dinilai tampil ngotot dan disiplin sepanjang pertandingan menghadapi tim pemuncak klasemen Grup B.

Bima Sakti menilai, para pemain mampu menunjukkan karakter dan semangat juang tinggi sejak menit awal hingga akhir laga. Ia secara khusus menyoroti penampilan kapten tim, Hendro, yang dinilai tampil menonjol meski dimainkan tidak di posisi aslinya.

“Pemain tampil luar biasa hari ini. Hendro sebagai kapten menunjukkan kepemimpinan, kerja keras, dan tanggung jawab yang sangat baik. Kita patut bersyukur bisa mendapatkan satu poin dari tim pemimpin klasemen,” ungkap Bima Sakti.

Dalam pertandingan yang baru saja usai, kata dia, para pemain mampu menjalankan instruksi tim pelatih dengan maksimal meski harus beradaptasi dengan perubahan posisi di lapangan. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu faktor Persela mampu mengimbangi permainan Barito Putera.

Disinggung soal hasil imbang ini, Bima terkesan bisa menerima. Terlebih, yang dihadapi tim asuhan itu tim yang bertengger tim puncak klasmen.

Menurutnya, pertandingan itu akan menjadi bahan evaluasi sebelum Persela Lamongan menjalani rangkaian pertandingan tandang yang cukup berat ke Yogyakarta, Semarang, dan Palu.

“Kami akan evaluasi lagi untuk laga berikutnya. Anak-anak sudah bekerja keras dan ini modal penting untuk menghadapi pertandingan away ke depan,” ujarnya.

Di sisi lain, Pelatih Barito Putera Stefano Cugurra menilai pertandingan berlangsung ketat dan seimbang. Menurutnya, kedua tim lebih mengedepankan organisasi pertahanan sehingga peluang mencetak gol relatif minim. “Dua tim bertahan dengan baik. Ada beberapa peluang, tapi tidak banyak yang benar-benar berbahaya,” kata pelatih yang akrab disapa Teco tersebut.

Teco mengakui skuad Barito Putera belum tampil dengan kekuatan penuh. Ia optimistis performa tim akan meningkat seiring kembalinya sejumlah pemain inti, terutama dalam membangun serangan.

“Hasil ini harus kita terima. Ke depan, saat tim lebih komplet, saya yakin permainan bisa lebih berkembang,” tuturnya.

Hasil imbang ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Grup B. Persela Lamongan tetap berada di peringkat kelima dengan raihan 25 poin, sementara Barito Putera masih kokoh di puncak klasemen dengan 35 poin. (dam)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry