JOMBANG | duta.co — Makan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar bikin sial. Setelah 500 lebih santri Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo terkapar, kini puluhan siswa SMPN 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, diduga mengalami keracunan yang sama.

Mereka terkapar setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (3/9/2026). Sejumlah siswa bahkan harus dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

Tak hanya siswa, empat orang guru SMPN 1 Kabuh juga ikur ambruk  mengalami gejala kesehatan yang serupa. Mereka turut dibawa ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan.

Salah satu siswa yang mengalami keluhan adalah Azura, siswi kelas IX SMPN 1 Kabuh. Ia mengaku mulai merasakan sakit perut dan mual setelah menyantap makanan MBG dengan menu udang.

Menurutnya, keluhan tersebut mulai dirasakan setelah dirinya pulang dari sekolah. Perutnya terasa sakit dan begah. Selain itu, ia juga mengalami pusing dan mual.

“Setelah makan MBG, perut terasa sakit dan begah. Kemudian pusing dan mual,” ujarnya.

Keluhan serupa juga dialami sejumlah siswa lainnya. Mereka kemudian mendapat penanganan di Puskesmas Kabuh.

Peristiwa dugaan keracunan MBG di SMPN 1 Kabuh tersebut kini menjadi perhatian. Namun, belum dapat dipastikan apakah keluhan kesehatan yang dialami siswa dan guru tersebut disebabkan oleh makanan MBG.

Untuk memastikan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan medis serta pengujian terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para siswa.

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sendiri ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik. Karena itu, selain kandungan gizi, keamanan dan kualitas makanan menjadi faktor penting dalam pelaksanaannya.

Hingga berita ini ditulis, para siswa dan guru yang mengalami keluhan masih mendapatkan penanganan medis. Pihak terkait juga melakukan pendataan serta penelusuran terhadap kejadian tersebut. (din)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry