Gus Sentot Kaos biru Ketua PSSI Jombang dan Agus raihani pembantu rektor 4 undar


Jombang | duta.co – Turnamen sepak bola Undar Cup Jawa-Bali 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi bagi pemain usia dini. Lebih dari itu, turnamen kelompok usia (KU) 9 dan KU 11 tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan sepak bola sekaligus mengukur kemampuan bibit-bibit muda lokal ketika berhadapan dengan tim dari luar daerah.

Ketua Askab PSSI Kabupaten Jombang periode 2023–2027, H.M. Syarif Hidayatullah, ST, yang akrab disapa Gus Sentot, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang berlangsung di Lapangan Kampus Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Sabtu 31 -10-2026 sampai dengan 1 – 11 – 2020.

Menurut Gus Sentot, kompetisi KU 9 dan KU 11 memiliki kontribusi terhadap program Askab PSSI Jombang, terutama dalam membangun fondasi pembinaan sepak bola sejak usia dini.

“Bagaimanapun juga, turnamen KU 9 dan KU 11 ini telah membantu program-program Askab PSSI Kabupaten Jombang yang memang fokus pada pembinaan usia dini. Kami berharap kegiatan ini berlangsung lancar dan sukses,” ujar pria yang juga menjabat sebagai wakil Ketua DPRD Jombang. Sabtu (31/10).

Gus Sentot juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dari luar daerah yang turut meramaikan Undar Cup Jawa-Bali 2026. Kehadiran klub-klub dari berbagai daerah tersebut menjadi kesempatan berharga bagi pemain lokal untuk menguji kemampuan dan mental bertanding.

Menurutnya, pertemuan antarklub lintas daerah bukan hanya soal mencari kemenangan, tetapi juga menjadi pengalaman penting bagi anak-anak untuk meningkatkan kualitas permainan.
“Ini menjadi tolok ukur bagi anak-anak lokal. Mereka bisa bertanding dan mengukur kemampuan ketika berhadapan dengan klub-klub dari luar daerah,” ungkapnya.

Menariknya, perhatian Gus Sentot tidak hanya tertuju pada aspek kompetisi. Ia juga memberikan tambahan uang saku kepada para peserta sebagai bentuk dukungan dan motivasi agar anak-anak semakin bersemangat mengikuti pertandingan.


Ketua PSSI Jombang dan peserta Undar Cup 2026

Bagi Gus Sentot, pembinaan sepak bola usia dini harus dibangun dengan suasana yang menyenangkan. Anak-anak tidak boleh hanya dibebani target kemenangan, tetapi juga perlu merasakan kegembiraan dalam bermain sepak bola.

“Alhamdulillah, tadi saya juga memberikan sedikit tambahan uang saku agar mereka semakin semangat. Insyaallah, turnamen-turnamen di Kabupaten Jombang ke depan juga tetap akan kita beri tambahan uang saku. Tujuannya agar anak-anak merasa riang gembira dan bahagia, sehingga mereka bertanding dengan kebahagiaan tersendiri,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Gus Sentot menyampaikan terima kasih kepada pihak Universitas Darul Ulum Jombang yang telah memberikan fasilitas sehingga turnamen dapat terselenggara.

Ia berharap kolaborasi antara Askab PSSI, penyelenggara, klub sepak bola, dan berbagai pihak terus terjalin demi melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari Kabupaten Jombang.

Undar Cup Jawa-Bali 2026 pun dapat berjalan dukung dari berbagai pihak salahnya satunya duta.co, resikrek dan diharapkan tidak berhenti sebagai agenda kompetisi semata, tetapi menjadi ruang pembinaan, pengalaman, dan kebahagiaan bagi generasi muda yang sedang menapaki perjalanan di dunia sepak bola. (din)