SURABAYA | duta.co – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menjadi salah satu lembaga tinggi yang mewakili masyarakat Indonesia. Namun selama ini perannya dianggap belum sesuai dengan besarnya lembaga ini.

Karena itu sejumlah tokoh mendorong untuk memperkuat peran DPD. Salah satunya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

DPD perlu peran yang lebih signifikan sehingga apa yang menjadi masukan dari daerah masing-masing terkonstruksi sebagai suatu aspirasi. Khofifah mengakui, sejauh ini ada peran yang dapat dioptimalkan pada DPD. Misalnya dalam pembahasan RAPBN, DPD hanya memiliki peran berupa rekomendasi.

“Saya tidak ngompor-ngompori bapak ibu. Tapi menurut saya setelah tiga kali periode (DPD), dengan proses yang sudah berjalan selama 15 tahun ini mungkin saatnya dilakukan penguatan,” ungkap Khofifah saat hadir di acara silaturahmi anggota DPD di Surabaya, Rabu (7/8/2019).

Khofifah mengaku, jika di DPR RI terdapat sebelas komisi kerja. Sementara DPD, menurutnya perlu dihitung kebutuhannya berapa kalau itu bisa dievaluasi. Pada saat merumuskan tatib DPD, proses pengelompokan berupa komite ada yang mungkin harus dilakukan.

“Saya khawatir mitranya banyak, sampai dalam setahun tidak ada rakernya dg DPD. Hal itu terjadi saat saya masih di Menteri Sosial,” tutur Gubernur Jatim perempuan pertama tersebut.

Sementara anggota DPD terpilih La Nyalla Mahmud Mattalitti lebih fokus membahas tentang peran yang telah dijalankan DPD selama ini.

Menurutnya silaturrahmi ini untuk membangun komitmen agar selama menjabat ke depan dapat membawa lembaga DPD lebih kuat.

“Selama ini DPD terkesan belum menjalankan funfsinya. Padahal amandemennya sudah ada tapi tidak dijalankan,” ujarnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, ke depan para senator tersebut bertekad menjalankan amandemen yang sudah ada, serta sepakat untuk membawa lembaga DPD yang lebih kuat dan bermartabat.

Dirinya juga mendorong kepemimpinan kolektif di lembaga tersebut. “Karena setiap senator yang terpilih di DPD adalah pemimpin. Mereka tokoh di daerahnya masing-masing,” katanya.

Pada acara tersebut , tampak hadir senator asal DKI Jakarta Fahira Idris, senator asal Jawa Barat Eni Sumarni, senator asal Jawa Tengah Bambang Sutrisno, senator asal Sumatera Utara Mohammad Nuh dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan silaturahmi itu La Nyalla juga membedah buku karyanya yang berjudul “Mewujudkan DPD yang Kuat dan Bermartabat”. (Zal)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry