Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didamping Wakil Bupati Tuban, saat berada di perempatan ring road Desa Penambangan meresmikan nama tiga jalan baru di Tuban.

TUBAN | duta.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan tiga jalan baru yang berada di sepanjang jalur Ring Road atau Jalan Lingkas Selatan (JLS) mulai dari pertigaan Desa Tunah Kecamatan Semanding hingga Desa Bogorejo, Kecamatan Tuban.

Tiga nama jalan baru usulan pemerintah daerah yang diresmikan oleh Gubernur Jatim adalah  Jalan KH Hasyim Asyhari, Jalan KH Wahab Hasbullah, dan Jalan Tonny Koeswoyo. Dua nama pahlawan nasional tersebut diresmikan untuk jalan ring road sepanjang 13 kilometer. Sementara Jalan Tonny Koeswoyo, menjadi jalan penghubung antara ring road Desa Kembangbilo dan Jalan Letda Soecipto, Kelurahan Perbon.

Gubernur Khofifah bersyukur proses mengkonektivitaskan satu titik ke titik lainnya tuntas dan bisa memberikan nilai tambah. Baik dari sisi memudahkan untuk melakukan transportasi pedagang yang ada disini, peningkatkan ekonomi yang bisa ditumbuhkembangkan, dan mobilitas pendidikan serta sosial lainnya.

“Sepekan yang lalu Jalan Lingkar Tuban telah dipresentasikan oleh tim PUPR dan akan segera dituntaskan, pembangunan jalan lingkar mampu meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas masyarakat. Masyarakat semakin mudah mengakses pendidikan maupun kesehatan,” ujar Khofifah.

Khofifah berharap, ini bisa maksimalisasi pelayanan publik, meningkatkan pertumbuhan ekonomi seiring dengan pembangunan kilang minyak Tuban dan keberlanjutan dari pembangunan jalan lingkas akan segera dituntaskan. Pekerjaan kontruksinya ditangani oleh Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur.

“Diharapkan kedepannya ring road ini mampu mendukung pembangunan daerah Kabupaten Tuban maupun sejumlah proyek strategis nasional lain yang berlangsung di wilayah Kabupaten Tuban,” ujar gubernur yang juga menjadi Ketua PP Muslimat NU ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husain menyampaikan pembangunan ring road atau JLS telah direncanakan sejak tahun 2013. Pembebasan lahan dimulai tahun 2015 sepanjang 13 kilometer dan menelan dana mencapai Rp153 miliar. Pada tahun 2019, pembangunan fisik kontruksi tahap pertama dimulai dengan panjang pengerjaan mencapai 5,7 kilometer dengan dana Rp70 miliar.  Selanjutnya pada tahun 2020 pengerjaan tahap kedua dimulai sepanjang 7 kilometer dengan dana Rp72 miliar.

“Total dana APBD Kabupaten Tuban yang telah diserap mencapai Rp500 miliar untuk satu sisi jalan,” jelas Wabup.

Untuk tahun 2021 ini, Kementrian PUPR telah menganggarkan jalan lingkar dari pertigaan Tunah sebesar Rp80 miliar dan sekarang ditenderkan. Harapannya di tahun 2022 bisa tembus sampai Bogorejo.

Ia menuturkan, JLS masuk dalam proyek strategis nasional di Perpres 80. Dibangun untuk menunjang kilang minyak di Kecamatan Jenu, mengurai kemacetan dan membuka ekonomi di Tuban selatan khususnya Kecamatan Semanding.

“Alhamdulillah peremian jalan ring road dari Tunah sampai penambangan nama jalannya KH. Hasyim Asyari dan Penambangan sampai Bogorejo namanya KH. Wahab Hasbullah. Kami juga berharap di tahun 2022 pengerjaan ring road bisa dituntaskan,” ujar Noor Nahar.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa melakukan gowes bersama Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., Forkopimda dan Kepala OPD Tuban, pimpinan Bank Indonesia dan Bank Jatim serta organisasi vertikal di Jalan ring road Tuban.

Sebelumnya, Gubernur Jatim dan rombongan melakukan gowes mulai Pertigaan Desa Tunah menuju Perempatan Penambangan Semanding untuk meresmikan tiga nama jalan baru yang ada di Kabupaten Tuban. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. (sad)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry