
TUBAN | duta.co – PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) menunjukan komitmennya dalam membangun pengembangan dunia Pendidikan. Kali ini komitmen itu ditunjukkan melalui kegiatan Grass Root Refinery (GRR) Tuban Goes to School 2025 di sejumlah sekolah di Jenu, Tuban.
Program Goes to School, Grass Root Refinery (GRR) Tuban memberikan edukasi terkait kesehatan mental untuk anak dan remaja tersebut dilaksanakan selama dua hari 22 dan 23 September 2025. Dimana hari pertama dilaksanakan di SMA Manbail Huda Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban dan hari kedua GRR Tuban Goes to School diselenggarakan di SMK Manbail Futuh Desa Beji, Jenu, Tuban.
Aksi GRR Tuban Goes to School kali ini berangkat dari isu kesehatan mental yang saat ini menjadi perhatian dalam 5 (lima) tahun terakhir.
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan lebih dari 1 miliar orang di dunia menjalani kehidupan dengan gangguan kesehatan mental seperti gangguan kecemasan dan depresi. Isu ini tidak hanya dialami oleh orang dewasa, anak-anak dan remaja ditengarai juga terdampak gangguan kesehatan mental.
Menurut data WHO, secara global 1 dari 7 anak usia 10-19 tahun mengalami kesehatan mental dengan permasalahan tertinggi yaitu gangguan kecemasan yang dialami lebih dari 28% remaja.
Ciptari Dhienda Aurellya, psikolog klinis kesehatan mental remaja dan perempuan mengatakan bahwa masalah kesehatan mental sangat rentan dialami oleh remaja usia 12-18 tahun.
“Hal ini terjadi dikarenakan pada masa usia tersebut remaja mengalami fase storm atau badai dimana terdapat gejolak dalam jiwa remaja usia yang merupakan bagian dari transisi dari dunia anak-anak menuju dewasa,” terang Dhienda Aurellya.
Maka dari itu, perlunya perhatian serius dari semua pihak, dimana dampak terbesar dari gangguan mental terhadap remaja yaitu kecenderungan turunnya prestasi akademik dan tumbuh kembang kreativitas anak dimana mereka menjadi harapan untuk membangun negara di masa mendatang.

Lebih lanjut, Dhienda Aurellya, menambahkan Selain fase storm, anak remaja sedang mengalami pula fase pencarian jati diri dan peran diri dalam lingkungan terdekat, sehingga mereka tetap perlu memperoleh bimbingan dari orang terdekat seperti keluarga, orang tua, hingga guru di sekolah.
“Bila dalam fase ini mereka tidak mendapatkan arahan yang tepat, maka mereka sangat rentan terhadap tekanan lingkungan baik yang timbul dari faktor sosial, keluarga, hingga akademik mereka di sekolah,” ungkapnya.
Sr. Officer CSR PRPP, Yuli Witantra, mengatakan generasi muda Tuban ini merupakan aset bangsa untuk mendukung pembangunan nasional di masa mendatang. PRPP selaku perusahaan yang nantinya akan mengeksekusi salah satu proyek strategis nasional di bidang kemandirian energi GRR Tuban dalam pengembangan generasi muda sekitar area Proyek di Kecamatan Jenu berharap generasi muda sekitar perusahaan mampu mengendalikan emosi dan mental.
“Gangguan kesehatan mental ini merupakan bahaya laten yang dapat menurunkan potensi serta kreativitas anak-anak untuk tumbuh kembang dengan optimal baik fisik maupun mental dimana mereka semua diharapkan kontribusinya untuk mendukung visi negara kita menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Yuli saat menyampaikan sambutan GRR Tuban Goes to School dengan tema Mental Health Awareness.
Pada Kegiatan GRR Tuban Goes To School ini, PRPP juga memperkenalkan proyek GRR Tuban kepada seluruh peserta yang disampaikan oleh Vladislav Smetanin, Manager Compliance PRPP. Tidak hanya itu, disampaikan juga materi tips untuk membangun ketahanan mental untuk menghadapi stress oleh Sandi Dumara, Manager HSSE Petrochemical Complex PRPP.
Sementara itu, salah seorang siswi SMA Manbail Huda, Silvi mengatakan kegiatan GRR Tuban Goes to School mengankat tema Mental Health Awareness sangat penting bagi remaja, karena membuka wawasan baru terkait kesehatan mental pada remaja serta membantu dirinya untuk lebih menata diri dan hati agar dapat menanggulangi masalah kesehatan mental di kemudian hari.
“Ini merupakan pengalaman dan edukasi baru yang diterima, wawasan baru terkait kesehatan mental secara tidak langsung membantu remaja untuk lebih menata diri agar bisa menanggulangi masalah kesehatan mental,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh siswi kelas XII, SMA Manbail Huda, Salma bahwa kegiatan sosialisasi terkait kesehatan mental pada remaja ini mendorong dirinya untuk mengenali diri sendiri agar dapat merespon setiap permasalahan dengan positif.
“Dengan edukasi yang diberikan GRR Tuban Goes to School ini, mendorong kita untuk mengenali diri agar lebih cepat merespon dan mencari solusi terkait masalah yang ada dengan positif,” kata Salma.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin PRPP dan Proyek GRR Tuban untuk mengembangkan pendidikan generasi muda sekitar area proyek perusahaan. Total lebih dari 170 siswa berpartisipasi dalam kegiatan GRR Tuban Goes to School 2025. Hal ini merupakan wujud komitmen PRPP dalam implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) khususnya TPB No 4 tentang Pendidikan Berkualitas serta TPB No. 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera terkait dengan aspek edukasi kesehatan mental pada remaja. (sad)





































