TANGGUH : Bersama seluruh elemen masyarakat sosialisasi Destana Kelurahan Ketami.(Duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co -Membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di Kota Kediri, BPBD Kota Kediri bersama Pemerintah Kelurahan Ketami menyelenggarakan sosialisasi dan diskusi, demi mewujudkan kesiapsiagaan bersama warga mewujudkan Penanggulangan Resiko Bencana (PRB).

Acara digelar di Gedung Serba Guna Kelurahan Ketami, Rabu (20/2), telah terbentuk Forum Relawan Bencana, dihadiri Kepala Pelaksana BPBD, Syamsul Bahri dan sebagai nara sumber Kasi Pencegahan BPBD Propinsi Jawa Timur Drs H Misdarno.

Acara dihadiri sedikitnya 100 orang terdiri unsur Penggerak PKK, karang taruna, LKK, relawan, tokoh masyarakat, tokoh agama, para Ketua RT dan Ketua RW, Satlinmas di tiap RT, diharapkan mampu berpartisipasi aktif mewujudkan Destana.

“Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kota, setelah Destana Kelurahan Pojok, kami ingin mewujudkan di Kelurahan Ketami. Kami ingin menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya resiko bencana,” ungkap Syansul Bahri

Dukungan penuh diberikan Kepala Kelurahan Ketami, Yeriastika bahwa seiring terwujudnya Destana, menunjukan sikap gotong royong dan kepedulian bila terjadi musibah di lingkungan.

“Kami dukung sepenuhnya program Destana, merupakan aplikasi gotong royong masyarakat mengantisipasi dan melakukan evakuasi bila terjadi bencana,” terangnya.

Perlu diketahui, setelah keberadaan Destana Kelurahan Ketami ini dipersiapkan untuk mengikuti Lomba Desa Tangguh Bencana Tingkat Propinsi Jawa Timur.

“Besar harapan kami selain untuk mengikuti lomba Destana, agar seluruh elemen masyarakat memiliki skill dan pengetahuan penangganan bencana,” jelas Adhi Sutrisno, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan. nng

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.