SURABAYA | duta.co – Sebagai bagian sustainability perusahaan menciptakan dampak positif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi manusia dan bumi, Gojek komitmen Three Zeros: Zero Emissions, Zero Waste dan Zero Barriers, untuk dicapai pada 2030.

Tujuan Three Zeros ini didasari oleh tiga pilar strategis: pelestarian lingkungan (GoGreener) untuk memastikan pencapaian Zero Emissions dan Zero Waste, pertumbuhan sosial ekonomi (GoForward), serta kesetaraan dan keberagaman (GoTogether) untuk memastikan pencapaian Zero Barriers.

Gojek mencanangkan komitmen ini dalam laporan berkelanjutan (sustainability report) pertamanya yang diluncurkan pada hari ini. Sustainability report Gojek  juga memaparkan berbagai pencapaian dan langkah ke depan perusahaan untuk mengimplementasikan praktik-praktis bisnis dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan, “Kami selalu menjadi perusahaan yang fokus dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan di saat yang bersamaan menjaga pertumbuhan bisnis. Hal tersebut merupakan bagian dari DNA kami dan menjadi alasan mengapa orang bekerja di Gojek. Seiring dengan pertumbuhan Gojek, semakin penting juga untuk mencari cara agar kami dapat bertindak dengan bertanggung jawab, serta terus mendorong dan menjadi katalis di industri terutama untuk isu-isu penting. Oleh karena itu, Gojek terus meningkatkan upaya dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dan sosial sebagai bagian penting dari perusahaan.”

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo menambahkan, “Sektor swasta sangat diharapkan untuk bertindak dan membantu mengatasi isu-isu lingkungan dan sosial yang penting dan berdampak pada masyarakat dan lingkungan. Seiring dengan berkembangnya Gojek, dan dengan jutaan orang yang bergantung pada platform kami setiap harinya, kami memiliki tanggung jawab untuk ikut ambil bagian dan menjalankan bisnis secara berkelanjutan.”

Gojek telah melakukan langkah-langkah signifikan untuk mencapai targetnya. Langkah tersebut akan ditinjau dan disampaikan ke publik setiap tahun:

GoGreener

Berkomitmen untuk melakukan inventori karbon tahunan untuk scope 1, 2 dan 3, serta penghitungan limbah, yang dimulai pada 2021. Meluncurkan fitur GoGreener Carbon Offset – yang merupakan fitur serap jejak karbon pertama di dunia untuk B2C (langsung melibatkan pelanggan) di dalam industri ride-haling. Menerapkan studi kelayakan dan proyek percontohan untuk mempercepat penerapan Kendaraan Listrik (Electric Vehicle/EV) dan transisi ke 100% EV pada 2030.

GoForward

Membantu lebih dari 530.000 mitra driver menghemat pengeluaran harian mereka melalui program Swadaya (program manfaat untuk mitra driver). Menyediakan peluang mitra driver memperoleh pendapatan yang beragam melalui kolaborasi dengan PromoGo dan peluncuran GoCek.

Meluncurkan Komunitas Partner GoFood (Kompag) (dengan lebih dari 54.000 mitra usaha) untuk membantu mengasah keterampilan bisnis dan digitalisasi untuk usaha mikro dan kecil.

GoTogether

Menandatangani UN Women Empowerment Principles untuk memajukan kesetaraan gender dan berkomitmen untuk hanya menyelenggarakan diskusi panel yang terdiri dari gender beragam untuk acara yang digagas oleh Gojek.

“Untuk mencapai berbagai berbagai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam waktu kurang dari 10 tahun, kita harus mulai bertindak. Berlandaskan pada  ilmu pengetahuan,  selaras dengan standar global serta metodologi berbasis data, kami membangun strategi ESG Gojek dengan tujuan untuk menciptakan dampak positif dan pembangunan ekonomi yang inklusif, dimanapun kami berada. Gojek tidak dapat mencapai berbagai berbagai target SDGs sendirian tanpa berkolaborasi dengan pihak-pihak yang memiliki tujuan yang sama,” kata Tanah Sullivan, Group Head of Sustainability, Gojek.

Regional Program Manager ASEAN of GRI Lany Harijanti mengatakan, “Prinsip sustainability yang diadopsi perusahaan memiliki dampak positif bagi manusia, bumi, dan kesuksesan jangka panjang perusahaan karena pada akhirnya, tidak ada seorangpun yang dapat berbisnis jika bumi tidak ada. Perlunya suatu perusahaan melaporkan dampak sustainability bukan lagi menjadi pertanyaan. Pelaporan sustainability adalah mutlak. Imm

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry