ASUSILA: Pelaku asusila (tengah) diapit Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni dan Kaur PS Subbag Humas Ipda Khoirul Umam Duta/Tunggal

SURABAYA | duta.co – Sebuah akun Twiter milik seorang perempuan asal Jember dibongkar Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya. Hal ini lantaran perempuan yang bernama Windyana, tega menjual seseorang temannya untuk melayani pria hidung belang.

Warga asal Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan  Kaliwates, Jember ini diamankan disalah satu hotel di Surabaya. Dia ditangkap, 5 Agustus 2019 lalu karena sengaja menjual temannya Y  (31), asal Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah.

Modusnya, melalui Twitter, pelaku menawarkan korban untuk berhubungan seksual secara threesome dengan seorang tamu. Dalam akun ‘echanew94’ memasang tariff Rp 1,8 juta dan selanjutnya melakukan hubungan badan secara bersama-sama yakni tiga orang.

Dari aktivitas yang dijalani sejak bulan April 2019 itu, pelaku juga mendapat keuntungan berupa uang selain memuaskan fantasi seksualnya.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan, begitu ada informasi melalui Twitter yang menawarkan kepada khalayak umum dapat melayani layanan threesome langsung dilakukan penyelidikan.

Sebelum diamankan, pelaku ini baru saja chat inbox di Twitter meminta tamunya tersebut membayar sebesar Rp 1,8 juta.

“Perbuatan pelaku ini berhasil diungkap oleh Unit PPA, dimana pada saat itu korban bersama pelaku dan tamunya ditemukan dalam keadaan telanjang sedang  melakukan hubungan badan,” sebut Ruth Yeni, Kamis (15/8/2018).

Barang bukti yang diamankan, uang tunai sebesar Rp 30 ribu, 1 kondom yang sudah terpakai, 3 kondom yang masih baru, dan 1 buah HP milik pelaku.

Sementara pelaku yang memudahkan perbuatan cabul dan menjadikan mata pencaharian dan atau menarik keuntungan dari perbuatan cabul akan dijerat dengan Pasal 2 UU No. 21/2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).  tom

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.