Nur Shabrina Meutia, S.T, M.Kom
Dosen Sistem Informasi, Fakultas Ekonomi Bisnis Teknologi Digital

DIKENAL sebagai digital native sejati, Gen Z tumbuh bersama internet, smartphone, dan media sosial. Itu menjadikan mereka bukan hanya konsumen aktif, tetapi juga pelaku bisnis kreatif yang agresif.

Salah satu platform yang paling dimanfaatkan oleh Gen Z untuk berbisnis adalah Instagram. Bagi Gen Z, Instagram bukan hanya tempat berbagi momen estetik. Platform ini telah berkembang menjadi ruang kreatif sekaligus etalase bisnis yang sangat menjanjikan.

Dengan tampilan visual yang menarik dan fitur interaktif yang kaya seperti Reels, Stories, hingga Instagram Shopping, Instagram memungkinkan siapa saja,  termasuk pelajar dan mahasiswa membangun brand dan menjalankan usaha langsung dari ponsel mereka.

Gen Z dinilai sangat cocok berbisnis di Instagram karena memiliki karakteristik yang kreatif dan visual oriented, memungkinkan mereka menciptakan konten yang unik dan menarik. Mereka juga cepat beradaptasi dengan tren internet dan budaya populer, sehingga mampu menyesuaikan strategi bisnis sesuai minat pasar.

Selain itu, Gen Z secara alami memahami cara kerja fitur dan algoritma media sosial, seperti penggunaan hashtag dan waktu unggah yang efektif. Tak kalah penting, mereka berani menjadikan diri sendiri sebagai personal brand, membangun kedekatan dengan audiens melalui konten yang autentik dan relevan.

Berikut ini adalah strategi bisnis yang dapat diterapkan Gen Z di Instagram :

1. Fokus pada Konten Berkualitas

Video pendek, tutorial, dan behind-the-scenes menjadi konten favorit. Gen Z bisa menggunakan Reels atau Stories untuk menarik interaksi yang tinggi.

2. Kolaborasi dengan Sesama Kreator

Kolaborasi atau joint campaign dengan influencer atau kreator lain bisa meningkatkan jangkauan audiens dan membangun komunitas.

3. Gunakan Instagram Shopping

Fitur ini memungkinkan produk langsung ditautkan ke postingan, sehingga konsumen bisa membeli dengan cepat tanpa berpindah aplikasi.

4. Bangun Komunitas, Bukan Hanya Pelanggan

Gen Z cenderung membeli dari brand yang memiliki nilai dan cerita. Bangun hubungan emosional lewat konten yang relatable dan transparan. *

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry