
PASURUAN | duta.co – Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan penghargaan kepada sejumlah kecamatan atas kinerja terbaik dalam penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Auditorium Mpu Sendok, Kompleks Perkantoran Pemkab Pasuruan, Jawa Timur, Senin (16/3/2026).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap perangkat wilayah yang dinilai berhasil menyelenggarakan Musrenbang RKPD secara partisipatif dan berkualitas. Hasil penilaian dibacakan langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pasuruan, Bhakti Jati Permana.
Prosesi penyerahan piagam penghargaan dilakukan oleh Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo didampingi Wakil Bupati H.M. Shobih Asrori kepada para camat yang meraih prestasi.
Berdasarkan hasil evaluasi tim penilai, Kecamatan Gempol berhasil meraih peringkat pertama sebagai Penyelenggara Musrenbang RKPD Terbaik dengan total nilai 478. Posisi kedua diraih Kecamatan Lumbang dengan nilai 472, disusul Kecamatan Pandaan di peringkat ketiga.
Prestasi tersebut dinilai mencerminkan sinergi antara pemerintah kecamatan dan masyarakat dalam merumuskan program pembangunan yang partisipatif dan akuntabel.
Camat Lumbang H. Didik Suriyanto mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang diraih wilayahnya. Selain meraih peringkat kedua sebagai Penyelenggara Musrenbang RKPD Terbaik, Kecamatan Lumbang juga dinobatkan sebagai Perencana Terbaik.
“Alhamdulillah, ini hasil kerja keras bersama. Prestasi ini kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat Lumbang. Semangat kami tetap satu, yaitu mewujudkan Lumbang Guyub Barokah,” ujarnya.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo menegaskan bahwa Musrenbang merupakan fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara terbuka dan transparan,” katanya.
Ia berharap seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan semakin terpacu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam aspek perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. (Puj)





































