SURABAYA | duta.co – Danramil Kenjeran, Mayor Inf Mujib, memberikan wawasan kebangsaan (wasbang) kepada masyarakat dan karang taruna bertempat di Pendopo Kelurahan Kenjeran, Surabaya, Rabu, (10/04/19).

Pada kesempatan itu, Mayor Inf Mujib menyampaikan kepada seluruh peserta tentang empat pilar kebangsaan, proxy war, bahaya narkoba, dan bahaya laten atau bahaya komunis yang sedang hangat menjadi perbincangan akhir-akhir ini di media sosial maupun di lingkungan sekitar.

“Semua itu adalah ancaman besar terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Mayor Inf Mujib.

Ia menambahkan, dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia akan menjadi salah satu Negara dengan lumbung pangan terbesar di dunia.

“Dalam beberapa tahun ke depan, Negara Indonesia yang beriklim tropis dan terletak di garis khatulistiwa ini akan menjadi salah satu Negara dengan lumbung pangan terbesar di dunia. Oleh karena itu, Negara Indonesia akan menjadi rebutan oleh negara-negara asing yang ingin menguasai lumbung pangan demi kelangsungan hidup suku dan rasnya,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, Indonesia diketahui memiliki kekuatan militer yang cukup menjadi pertimbangan bagi negara asing yang ingin melakukan invasi.

“Perang konvensional tentunya tidak akan menjadi pilihan yang baik, mengingat militer Indonesia terkenal dengan gerilyanya,” jelasnya Danramil Kenjeran itu.

Sebagai generasi penerus bangsa yang secara tidak langsung turut-serta dalam mempertahankan keutuhan NKRI, ia mengimbau, agar masyarakat dapat mengamalkan pedoman empat pilar kebangsaan.

“Ancaman tersebut dapat kita lawan dengan menjaga persatuan dan kesatuan, serta berpedoman kepada empat pilar kebangsaan, diantaranya, dengan mengamalkan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjaga kebhinneka tunggal ika-an,” tandasnya. (nzm/and)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.