Vaksinasi dosis kedua di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Selasa, (14/9/21). (FT/LOETFI).

SIDOARJO | duta.co – Upaya membentuk Herd Immunity masyarakat di masa pandemi terus berlangsung. Kali ini, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), kembali menggelar Vaksinasi Covid-19 dosis kedua sebanyak 2.500 dosis, Selasa, (14/9/21), yang diperuntukan bagi mahasiswa, dosen dan keluarga dosen.

Ketua UMSIDA Covid Command Center, Eko Hardiansyah, M.psi, saat dikonfirmasi duta diruangannya menjelaskan, pihaknya mendukung penuh pemerintah guna membentuk Herd Immunity di masyarakat. Hari ini, banyak masyarakat dan mahasiswa yang mengikuti vaksiniasi jenis Sinovac yang ke-2 tersebut.

“Saat ini kita sedang mengadakan vaksin dosis ke-2 sebagai syarat program vaksinasi nasional. Minimal untuk Sinovac harus divaksin 2 kali,” ujar Eko.

Eko melanjutkan, vaksinasi ke-2 sebagai booster dari vaksinasi pertama. Terdapat sekitar 5000 orang yang mengikuti program tersebut dari awal. Namun, untuk hari ini adalah gelombang pertama dengan 2500 orang.

“Masing-masing 2500. Hari pertama tanggal 14 September 2021 ini, dan hari kedua yaitu gelombang 2500 lagi pada tanggal 16 hari Kamis,” jelasnya.

UMSIDA Siap Kuliah Tatap Muka

Dirinya berharap, setelah dua kali divaksin, seluruh mahasiswa aman dan memiliki kekebalan tubuh yang baik, sehingga diharapkan tidak terkena Covid-19 dan tidak menularkan virus.

“Sebenarnya, untuk perkuliahan semester genap ini kita sudah rancang untuk pertemuan tatap muka terbatas. Artinya, kita akan melaksanakan tatap muka dan pertemuannya kita bagi. Ada yang hadir secara online, ada yang hadir secara offline,” tambah Eko.

Saat ditanya wacana kuliah tatap muka, Eko menjelaskan, kuliah semester ganjil saat ini pihaknya sudah melaksakan PTM terbatas. Lebih jauh Eko mengungkapkan, dirinya sangat berharap kepada pemerintah, terutama Dinas Kesehatan, untuk terus menggenjot program vaksinasi di lingkungan Pendidikan, tidak hanya di industry.

“Pendidikan ini sangat membutuhkan sentuhan. Ya tatap muka antara guru dan muridnya, antara dosen dengan mahasiswanya,” ungkap Eko. Kepada mahasiswa yang sudah divaksin, Eko mengimbau agar selalu mentaati protokol kesehatan.

Sementara, salah satu peserta vaksin kedua, Muafi Bintang Herlambang, mengikuti vaksinasi ini atas dorongan orang tua. “Terima kasih kepada Kampus UMSIDA, karena dengan diadakannya vaksin ini saya bisa mengikutinya, dan berharap bisa tatap muka secepat mungkin,” ucap siswa MTsN 1 Sidoarjo, putra salah satu dosen di UMSIDA tersebut. (loe)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry