Kabag Humas ABM - STIE Malangkucecwara, Benita Rachmaniah SE MM saat meninjau vaksinasi tahap kedua, yang bekerjasama dengan Kodim 0833 Kota Malang.

MALANG | duta.co – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara (ABM) sukses menggelar vaksin tahap kedua. Hal ini sebagai persiapan untuk menyongsong perkuliahan tatap muka, yang bakal digelar dengan Prokes ketat dan skema perkuliahan yang aman.

Disampaikan Kabag Humas ABM – STIE Malangkucecwara, Benita Rachmaniah SE MM, bahwa gelaran vaksinasi dosis dua ini untuk mahasiswa internal. Namun juga memberi kesempatan mahasiswa luar, dengan tidak dibatasai KTP, yang juga menyasar usia produktif, bahkan ada yang dari Timor Leste.

“Upaya ini sebagai persiapan perkuliahan tatap muka, yang In Sya Alloh siap kami mulai 4 Oktober,” ungkap Benita, Kamis (23/09).

Vaksinasi massal tahap kedua ini bekerja sama bersama Kodim 0833 Kota Malang, yang nantinya tidak menutup kemungkinan akan memfasilitasi vaksinasi lagi. Pasalnya melihat kondisi benar-benar banyak yang mencari vaksin saat ini.

Ditambahkan oleh Sekretaris Satgas Covid-19 ABM, Vera Tjahjani SE MM Ak CA, bahwa vaksin kedua ini jauh lebih mudah, karena rata-rata justru masyarakat yang aktif. Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi jenis Sinovac ini diberi kuota 1.000 dosis. Dengan vaksinator 23 orang yang berasal dari Dinkes. Vaksinasi ini juga sebagai bentuk percepatan herd immunity.

“Hal ini sebagai upata menyongsong pendidikan secara offline, kampus telah menyebarkan surat izin kepada orang tua. Pembelajaran secara blended learning bakal diterapkan jika situasi sudah diperbolehkan,” urainya.

Pelaksanaan perkuliahan nanti diprioritaskan untuk mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 disertai kelengkapan persyaratan ketat. Diantaranya, sudah vaksin minimal tahap pertama. Juga mendapat persetujuan orangtua, dan wajib menaati Prokes selama perkuliahan. Seperti senantiasa mengenakan masker, mencuci tangan dan dicek suhu tubuh sebelum masuk ruang perkuliahan. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry