PENAMPILAN seni pelajar gelaran Pemkot salah satu upaya merawat kesenian. (duta.co/fathul)

PROBOLINGGO | duta.co – Para pelajar SD dan SMP di Kota Probolinggo diberi wadah mengekspresikan minat dan bakat seni budaya di masa pandemi Covid-19 ini. Tak hanya pelajaran, mereka juga dididik untuk merawat seni budaya di era modern saat ini.

Ya, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar kegiatan Gelar Seni Pelajar Virtual 2020 yang diikuti oleh pelajar tingkat SD hingga SMP di Kantor Wali Kota Probolinggo, tepatnya di Puri Manggala Bhakti, Jumat (20/11/2020) malam.

Kepala Disdikbud M. Maskur, mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan ruang ekspresi menyalurkan minat dan bakat bagi pelajar khususnya siswa SD dan SMP di masa pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kota Probolinggo dalam pelestarian dan pengelolaan keragaman budaya khususnya pembinaan sejarah dan tradisi di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut seluruh peserta yang tampil memberikan penampilan terbaiknya dan acara ini juga digelar secara virtual untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Nampak para peserta  yang masuk mengisi daftar hadir lalu menggunakan hand sanitizer serta bermasker. Tak hanya itu para peserta yang tampil pun mengenakan face shield.

Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi Disdikbud, Novie Bayu Wardani menyebut, kegiatan ini merupakan persembahan gabungan dari beberapa sekolah, dan para orang tua dan sekolah mengizinkan mereka memeriahkan acara ini.

“Di sini yang ditampilkan adalah seni ludruk, seni tari, dan seni musik tradisional. Namun kami juga menampilkan seni musik modern agar kegiatannya ini tidak terlalu monoton,” jelasnya.

Novie menambahkan, untuk memberikan contoh bagaimana cara memainkan musik tradisional yang baik dan benar, pihaknya juga mendatangkan kelompok musik tradisional Hyang Ulun dari Surabaya.

“Supaya bisa menjadi contoh untuk para pelajar supaya bisa menjadi acuan anak anak dalam bermain musik tradisional ini,” imbuhnya.

Dari kegiatan ini, dia berharap agar para siswa bisa termotivasi dalam berseni dan terus berkreasi, meskipun saat ini belajar masih menggunakan sistem daring.

“Meskipun mereka belajar daring, kami berupaya agar mereka tetap bisa menyalurkan bakat seninya. Selain untuk melestarikan juga untuk menjaga supaya kesenian ini tidak hilang terkikis zaman,” tandasnya.

Warga Kota Probolinggo menyaksikan penampilan kesenian mereka melalui media sosial. Penampilan itu mampu mengobati kerinduan pertunjukan seni yang sempat sepu dihantam pandemi.

Pertunjukan seni gelaran Disdikbud tersebut kian menarik karena dibawakan oleh anak SD dan SMP, pada saat mereka sedang berkembang. hul/adv

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry