Suasana pelatihan Bahasa Arab untuk para alumni yang diselenggaran oleh Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra UM. 

MALANG | duta.co – Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (JSA FS UM) menggelar pelatihan bahasa Arab untuk alumni. Kegiatan ini merupakan implementasi Program Pengembangan Keprofesian berkelanjutan  (PPKB Pasca Studi) yang dibuka langsung oleh  Rektor UM, Prof Dr AH Rofiuddin MPd, dalam Zoom Meeting.

Menurut Wakil Dekan II Fakultas Sastra UM, Dr Moch Syahri SSos MSi, bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perguruan tinggi ini kepada para alumninya. Selain sebagai ajang silaturahim antara lulusan, acara ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan alumni dalam bidang bahasa Arab.

“Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan oleh JSA FS UM saja, namun juga diselenggarakan oleh semua jurusan yang berada di bawah naungan UM sebagai program PPKB Pasca Studi,” ungkap Moch Syahri.

Kegiatan ini merupakan pelatihan tahap I dari 4 tahap yang akan dilaksanakan. Ia menjelaskan, peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan setelah 4 tahap selesai dilaksanakan. Di samping materi pelatihan, peserta After Sales juga mendapatkan tugas pendalaman materi yang dikerjakan setiap akhir pelatihan pada tiap tahap.

“Pada tahap pertama, pelatihan berkaitan dengan pembelajaran ketrampilan menyimak atau Istima. Sedangkan tahap dua sampai empat adalah pembelajaran keterampilan berbicara atau kalam, membaca atau qiraah, dan menulis kitabah,” tambah Syahri.

Lanjut Syahri, kegiatan tahap I via Zoom Meeting, pada  Jumat, (20/11/2020) dengan pemateri pelatihan diantaranya, Dr H Moh Khasairi MPd, Dr Mohammad Ahsanuddin MPd, dan Dr Nurhidayati MPd. Kegiatan ini diikuti 100 peserta, yang mayoritas merupakan alumni JSA FS UM dan selebihnya dari alumni perguruan tinggi lain.

Senada, Ketua Jurusan Sastra Arab UM,  Dr Hanik Mahliatussikah MHum, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program layanan Jurusan untuk masyarakat juga alumni yang akan berlangsung selama 4 tahap dengan total pelaksanaan selama 40 jam.

Dijelaskannya, sertifikat akan diberikan setelah 4 tahap selesai diikuti peserta. 40 jam pelatihan tersebut terdiri atas 4 kali pertemuan dalam ruang Zoom dan 4 kali penugasan terstruktur sebagai bentuk pendalaman materi dan praktek langsung dari ilmu yang telah diperoleh dalam pelatihan.

Hanik menambahkan, terdapat tiga materi yang disampaikan oleh pakar pembelajaran kemahiran istima dari JSA FS UM. Materi pertama tentang “Strategi Pembelajaran Istima” oleh  Dr H Moh Khasairi MPd. Ia mengajak peserta untuk murojaah kembali tentang pengertian istima, macam-macm istima, kiat-kiat pembelajarannya, serta strategi pembelajarannya.

“Materi kedua tentang “Media Pembelajaran Istima’” disampaikan oleh  Dr Mohammad Ahsanuddin MPd tentang pengertian media, jenis-jenis media untuk pembelajaran istima baik berupa digital maupun non-digital. Termasuk juga ia memberikan contoh-contoh media dan model pembelajaan istima’,” tambahnya.

Selanjutnya, imbuh Hanik, tentang “Evaluasi Pembelajaran Istima’” yang disampaikan oleh  Dr Nurhidayati MPd yang menyampaikan tentang pentingnya evaluasi dalam pembelajaran istima. Hasil evaluasi tersebut dijadikan sebagai alat pengukur keberhasilan pembelajaran istima. Hasilnya juga bisa digunakan untuk memperbaiki pembelajaran istima yang telah dilaksanakan. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry