SURABAYA | duta.co – Kodim 0831 Surabaya Timur menggelar latihan teknis teritorial tahun 2019 selama 3 hari, bertempat di Markas Kodim 0831/ST, Jl Mulyorejo Indah I No 4, Surabaya, Senin (18/03/19). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dandim 0831/ST dengan dihadiri oleh jajaran Danramil, Wadanramil, Perwira Staf, dan anggota Babinsa Kodim 0831/ST.

Dandim 0831/ST, Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin S.Sos, M I Pol, dalam sambutanya menuturkan, hakikat diselenggarakan kegiatan ini adalah merupakan suatu upaya komando untuk memberikan pembekalan pengetahuan dibidang teritorial guna menambah wawasan tentang kemampuan teritorial.

Masih Dandim, Giat ini untuk meningkatkan kemampuan aparat komando kewilayahan terhadap berbagai perkembangan saat ini, khususnya perkembangan teknologi.

“Perkembangan teknologi saat ini mempengaruhi pola pikir seseorang, dan dapat berpotensi menjadi sebuah ancaman, Disisi lain, perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial menjadi embrio bagi paham radikal,” disampaikan Dandim 0831/ST dalam sambutannya.

Dandim menambahkan, dalam latihan kali ini, pihaknya sengaja memasukkan materi pengetahuan mengenai media sosial. Hal ini diharapkan dapat menambahkan pengetahuan para anggota Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) untuk menganalisa setiap perkembangan berita yang muncul di media sosial.

“Oleh karena itu, dalam latihan teknis teritorial, sengaja memasukkan pengetahuan media sosial. Diharapkan dengan pengetahuan itu para anggita Satkowil dapat membaca, dan menganalisa setiap perkembangan berita yang hampir setiap hari muncul di media sosial,” imbuh Dandim.

Dandim juga menekankan kepada anggotanya, agar meningkatkan deteksi dini berupa temu cepat, lapor cepat, melakukan penguasaan wilayah secara terus menerus untuk mendapatkan data teritoril secara maksimal, serta menguasai informasi dan teknologi.

“Laksanakan latihan dengan sebaik baiknya untuk meningkatkan kemampuan aparat komando kewilayahan yang profesional, militan, modern, dan dicintai rakyat. Karena ancaman sekarang tidak menutup kemungkinan memanfaatkan teknologi informasi yang dikemas dalam media sosial,” tutup Letkol Inf La Ode M Nurdin. (nzm)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.