Sejumlah ustaz, ustazah melakukan pemeriksaan mata sebelum mendapatkan bantuan kacamata.

TUBAN | duta.co – Gelar bakti sosial Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur berkerjasama dengan Ikatan Profesi Optometris Indonesia (Iropin) Jawa Timur memberikan 10 ribu kacamata bagi guru ngaji, anak yatim dan kaum dhuafa di seluruh Jawa Timur

Ketua PC Lazis NU Tuban, Ida Musthofa, saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan, Senin (23/5/2022), menuturkan, dari catatan yang masuk Kabupaten Tuban mendapatkan jatah 333. Mereka yang telah terdata ini datang ke kantor PCNU Tuban guna melakukan pemeriksaan mata dan nantinya akan mendapatkan kacamata gratis.

“Alhamdulillah hari ini ada bantuan kacamata yang diperuntukkan untuk para guru ngaji, anak yatim dan kaum dhuafa. Di Kabupaten Tuban ini masih banyak ibu-ibu di desa-desa yang usianya di atas 50 tahun masih mengajar walaupun tidak di lembaga pendidikan resmi yang penglihatannya sudah mulai berkurang menjadi sasaran kita,” terang Ida Musthofa.

Kegiatan ini berawal dari banyaknya warga Nahdliyin yang usai di atas 40 tahun mengeluhkan kesulitan membaca karena adanya penurunan penglihatan. Dari situlah PW Lazis NU bekerjasama dengan Iropin Jatim berinisiatif melaksanakan memberikan bantuan kacamata.

“Berangkat dari banyaknya keluhan penurunan penglihatan ini, kami bersama Iropin melakukan bakti sosial gerakan 10 ribu kacamata gratis. Dan Alhamdulillah saat ini bisa terealisasi di Tuban,” ujar Sekretaris PW LAZISNU Jawa Timur, M Rofi’i Boenawi.

Dari pemeriksaan di Kabupaten Kota, kata dia, ternyata ditemukan beberapa yang mengalami katarak. Untuk itu saat ini juga telah melakukan komunikasi dengan beberapa pihak, diharapkan nantinya bisa meralisasikan operasi katarak.

Ketua Iropin Jawa Timur, Beni Pujo Sayogo menuturkan, kegiatan ini berawal dari surat PW Lazis NU, dan kebetulan sejalan dengan Iropin Jawa Timur. Ia berharap kegiatan tersebut bisa membantu para guru ngaji menanggani gangguan kesehtan mata mereka.

“Dengan bantuan ini semoga bisa membantu para guru ngaji saat mengajar maupun membaca kitab dan tentunya kami berharap ini bermanfaat bagi mereka,” jelasnya.

Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat terutama warga Nahdliyin untuk menjaga kesehatan mata dengan makan makanan yang dapat membantu kesehatan mata, karena penurunan gangguan mata tidak hanya karena faktor usia.

“Tidak bisa dipungkiri kita hidup di era modern yang tiap hari sering melihat layar monitor dan juga HP, dari radiasi ini sedikit banya akan mempengaruhi kesehtan mata,” ujar pria asal Jatirogo ini

Sementara itu, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Tuban, Muhtarom memberikan apresiasinya kepada Lazis NU dan juga Iropin Jawa Timur yang telah melaksanakan kegiatan ini. Menurutnya kegiatan kemanusiaan tidak sebatas pembagian kacamata saja bisa ke lainnya, tetapi ini adalah kegiatan yang luar biasa.

“Semoga dengan adanya bantuan ini semakin menambah semangat para guru ngaji ustaz ustazah yang tidak pernah lelah membimbing generasi muda. Kami juga mengucapkan terima kasi atas bantuan dan kerja samanya PW Lazis NU dan Iropin semoga ini bermanfaat untuk umat,” pungkasnya. (sad)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry