MEMBUSUK : Mayat Imam Subekti ditemukan membusuk di area hutan KRPH Pandantoyo Kecamatan Ngancar (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI| duta.co -Imam Subekti (17) ditemukan membusuk di lahan Perhutani Area KRPH Pandantoyo Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri, pada Selasa (5/9) sore. Imam Subekti (17) anggota salah satu kelompok punk warga Dusun Jegles Desa / Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri berhasil diketahui identitasnya.

Berdasarkan olah TKP Polres Kediri memastikan korban meninggal tidak wajar.  Selang beberapa jam, pihak Kepolisian berhasil mengamankan 10 pelaku ternyata teman korban biasa berkumpul di salah satu warung di Kawasan Pasar Grosir, Jl. Super Semar Kota Kediri.

Dijelaskan Kapolres Kediri, AKBP Anthon Hariyadi melalui Kapolsek Kota, Kompol Sucipto, berawal dari laporan atas penemuan mayat di wilayah Ngancar. Setelah dilakukan penyelidikan dan berdasarkan visum di RS. Polda Bhayangkara, diketahui bila korban meninggal akibat pukulan benda keras.

“Setelah diketahui identitas korban, akhirnya polisi berhasil mendapat keterangan jika sebelum meninggal korban terlihat pesta miras bersama teman – temannya,” ujarnya.

Keterangan ini dibenarkan Lestari (34) pemilik warung warga Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota Kediri, bahwa dirinya sempat melihat sejumlah anak datang bergerombolan di warungnya. Kemudian pada sekira  kamis dini hari (24/8), salah satu pelaku bertanya dimana rumah sakit terdekat. Karena penasaran, Lestari bertanya kemudian diajak ke kawasan ruko Pasar Grosir yang mangkrak pembangunannya ini.

“Saya melihat korban sudah tidak sadarkan diri dan wajahnya penuh darah dikelilingi banyak anak – anak punk. Saya minta bawa saja ke RS Gambiran. Akhirnya dibonceng dengan naik motor, selanjutnya yang lain membubarkan diri.” jelasnya.

Mendapat kabar bila ternyata korban ditemukan tewas di tengah hutan, Lestari tentu saja kaget dan tak lama puluhan anggota gabungan dari Polres Kediri Kota dan Polres Kediri mendatangi kios Pasar Grosir untuk melakukan olah TKP. Sebanyak 10 anak yang semuanya masih di bawah umur termasuk satu perempuan, turut dibawa petugas ke lokasi kejadian.

Berdasarkan sumber di Kepolisian, diketahui bila sebelumnya korban bersama para pelaku sempat menggelar pesta miras di salah satu kios. Akhirnya terjadi kesalahpahaman, karena Imam Subekti dituding suka menggoda kekasih salah satu pelaku.  Sempat terjadi cekcok, akhirnya korban dikeroyok oleh puluhan pelaku dikabarkan berjumlah 13 anak.

“Kami telah mengamankan diduga sebagai pelaku, terkait modus terjadinya kasus pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa, masih kami selidiki. Sejumlah keterangan saksi dan alat bukti telah diamankan, semoga dalam waktu dekat kasus ini segera terungkap,” jelas Kompol Sucipto, memimpin olah TKP. (nng)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry