TEWAS : Korban tewas saat berada di RSU Asembagus (duta.co/heru)

SITUBONDO I duta.co-Dipicu persoalan rumput gajah, Nur Hasan (40) dan Suhari (55) sama-sama warga Dusun Ranurejo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo terlibat duel maut, satu diantaranya tewas di RSU Asembagus, akibat sabetan arit yang mengenai bagian lehernya, Rabu (18/9/2019).

Peristiwa duel maut yang mengakibatkan satu orang tewas di rumah sakit tersebut, terjadi sekitar Jam 16.25 WIB, sore tadi di lahan sawah milik keluarga Suhari.

“Gara-gara persoalan rumput gajah, keduanya saling sabet menggunakan arit,” jelas Kepala Desa Sumberanyar, Subaidi. S.pd.

Peristiwa itu terjadi, saat Suhari datang ke lahan sawah milik saudara iparnya bertemu dengan Nur Hasan yang sedang mengarit rumput gajah dilahan milik saudaranya, Suhari. Kemudian, Suhari menegur Nur Hasan dengan ucapan kenapa berani mengarit rumput gajah di rawat dan dipupuk itu, tegur Suhari kepada Nur Hasan.

Mendapat teguran dari Suhari, tanpa basa-basi Nur Hasan langsung mengayunkan sabitnya, kearah bagian dadanya Suhari. Namun demikian, begitu mendapat serangan mendadak dari Nur Hasan, Suhari tidak tinggal diam, Suhari membalas dengan arit yang dipegangnya hingga mengenai bagian leher Nur Hasan yang mengalami luka serius.

Selanjutnya, Nur Hasan terkapar bersimbah darah dan di evakuasi menggunakan mobil Ranger milik Polsek Banyuputih, di bawa ke RSUD Asembagus, setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Banyuputih. “Korban meninggal saat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Asembagus,” tutur Kades Subaidi.

Dilain pihak, Danramil 0823/08 Kapten Inf Edi Supriono ketika dimintai ketengan seputar peristiwa duel maut tersebut, membenarkan adanya kejadian itu.

“Sampai permasalahan itu sudah ditangani pihak berwajib Polsek Banyuputih dan dilanjutkan ke Polres Situbondo, ” jelas Danramil Edi. her

 

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry