KOMPOR GAS : Bangunan toko yang terbakar menyisakan puing-puing akibat kompor gas. (duta.co/Habib)

PAMEKASAN | duta.co -Akibat kompor gas meledak satu toko milik Muhammad (65), warga Dusun Sobih, Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, Pamekasan ludes terbakar.Toko milik Muhammad ini disewakan kepada Ahmad (55), warga asal Desa Lenteng, Sumenep.

Sementara asal muasal terjadinya peristiwa kebakaran itu diduga akibat percikan api yang berasal dari kompor gas, sekitar pukul 06.00 Wib, Senin (8/4).

“Ketika itu Ahmad ingin menghangatkan pentol jualannya. Dan sang menantu juga secara bersamaan menuangkan bensin dari jerigen ke botol eceran, secara tiba-tiba api menghampiri lalu menyambar ke jerigen isi BBM yang berada tidak jauh dari kompor itu ,” kata Kapolsek Waru Pamekasan, AKP Jauhari, Senin(8/4).

Terpisah, Supervisor Pusdal Ops BPBD Pamekasan, Budi Cahyono menambahkan, untuk kejadian itu pihaknya bersama Damkar, TNI dan Kepolisian, melakukan pemadaman dibantu masyarakat. Armada yang diturunkan 1 Damkar dan 1 Tangki penyuplai.

“Butuh beberapa waktu untuk bisa memadamkannya, dan untungnya kami cepat tanggap darurat ke lokasi, sehingga kami sigap mengamankan beberapa barang yang rawan dilalap Api, seperti Jerigen berisi BBM,” terangnya.

Dirinya menjelaskan, akibat dari insiden kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai 50 Juta.

“Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut, dan sisa-sisa bangunan toko kondisinya hangus tinggal puing-puing bahan dasarnya saja,” kata Budi. bib

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.