Dua Sahabat Gus Dur Akan Berikan Testimoni

JOMBANG | duta.co — Penampilan seribu anggota Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) Jombang membuka rangkaian peringatan Haul ke-7 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Kamis (5/1/2017) malam kemarin. Rencananya, puncak peringatan Haul Gus Dur akan digelar Sabtu, (7/1/2017) malam, di Kompleks Maqbaroh Pesantren Tebuireng, Jombang.

Ketua Panitia Peringatan Haul ke-7 Gus Dur, Ustadz Iskandar mengatakan, penampilan seribu pemain seni hadrah atau di kalangan nahdliyin biasa dijuluki “penerbang” itu merupakan salah satu rangkaian acara haul ke-7 mantan Presiden RI tersebut.

“Besok pagi, puncak peringatan Haul ke-7 Gus Dur akan diawali dengan khataman Qur’an yang dilaksanakan oleh santri Madrasatul Qur’an Tebuireng,” kata Iskandar.

Setelah khataman Qur’an, siang harinya akan diisi oleh penampilan grup Seribu Rebana Jombang dan Kumpulan Banjari Santri Tebuireng (Kuba Ireng).

“Kegiatan khataman Qur’an dilaksanakan di Kompleks Maqbaroh (makam), sedangkan penampilan grup Seribu Rebana dan Kubah Ireng akan digelar di masjid,” imbuhnya.

Peziarah makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Tebuireng, Jombang.

Adapun puncak acara akan digelar pada malam hari, antara pukul 19.00 hingga pukul 22.00. “Puncak peringatan haul akan diisi oleh ceramah agama dari Anregurutta KH Sanusi Baco, mantan Rais Syuriah PWNU Sulawesi Selatan yang merupakan teman akrab Gus Dur selama belajar di Universitas Al-Azhar Mesir,” ungkapnya.

Selain ceramah agama, dua sahabat dekat Gus Dur juga akan hadir. Yaitu, mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon Abdullah Syarwani dan cendekiawan muslim Habib Chirzin.

“Beliau berdua akan mendapat kehormatan untuk menyampaikan sambutan, semacam testimoni tentang pertemanannya dengan Gus Dur,” imbuh pria yang juga menjabat Kepala Pesantren Putra Tebuireng ini.

Selain dua sahabat Gus Dur itu, dari keluarga Gus Dur akan hadir Ibu Nyai Hj. Sinta Nuriyah. Beberapa tokoh cendekiawan dan perwakilan negara sahabat juga diundang dalam kegiatan yang akan disiarkan langsung oleh BIOS TV.

“Para pecinta Gus Dur yang tidak sempat hadir ke Tebuireng, dapat menyaksikan siaran langsungnya di Channel 46 UHF atau menikmati live streaming di streaming.bios-tv.co.id,” terang Iskandar.

Sementara itu, beberapa hari menjelang peringatan haul ke-7 Gus Dur, jumlah peziarah yang datang ke Tebuireng juga terus meningkat. Seperti yang tampak sejak Kamis dan Jumat, ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia silih berganti memadati kompleks makam yang berisi tiga pahlawan nasional itu. (day)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan