
JAKARTA | duta.co – Hall Hotel Kartika Chandra, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (28/10/25) malam, penuh dengan manusia berbaju hitam. Ribuan orang dengan antusiasme tinggi menunggu pidato Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Prof Tuntas Subagyo, SM, MM.
Sebelumnya, Sekjend PKR, Sigit Prawoso SPd, menyampaikan, bahwa, HUT ke-3 PKR ini harus menjadi entry point partai untuk menyambut sukses Pemilu 2029. “Alhamdulillah, seluruh DPW PKR se-Indonesia hadir. Dari Sabang sampai Merauke, ada 38 DPW (provinsi) hadir dalam HUT ke-3 di Jakarta ini,” tegas Sigit.
Di depan 38 DPW PKR, Prof Tuntas ‘membakar’ semangat kader-kader PKR untuk menjemput sukses di Pemilu 2029 mendatang. Jalan terjal telah mereka dilalui, ketika partai ini (PKR) gagal menjadi peserta Pemilu 2024 lalu.
“Terima kasih teman-temanku. Meski gagal ikut Pemilu 2024, barisan kader PKR tetap utuh. Hari ini menjadi bukti, soliditas pengurus PKR tak pernah luntur,” begitu disampaikan Prof Tuntas di depan ribuan kader PKR yang ‘berbalut’ baju hitam disambut applause hadirin.
Tuntas juga bangga dengan kehadiran ribuan kader yang memenuhi hall Hotel Kartika Chandra. Ia sempat menyinggung kebesaran warna (hitam) yang menjadi warna kebanggan. Hitam berarti apa adanya, hitam bisa membawa perubahan besar di negeri ini.
“Karena itu, satukan langkah untuk meraih tujuan. Kita memiliki tanggungjawab yang besar untuk ikut membangun negeri ini. Ingat, sebuah kemampuan harus diawali dengan kemauan, dan kemauan itu butuh niat yang kuat. Tidak ada kemampuan tanpa kemauan dan niat yang kuat,” tegasnya.
Kader PKR harus berani melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Jadikan ini (momen) sebagai bagian dari sejarah republik. PKR harus membawa semangat baru di negeri ini. Karena itu harus berani melangkah lebih baik. “Yen wani ojo wedi, yen wedi ojo wani-wani (Kalau berani jangan takut. Kalau takut jangan coba-coba berani red), tegasnya. (mky)





































