Dari kiri ke kanan: Sacha Winzenried (PwC Indonesia), Fazil E. Alfitri (Paiton Energy), Bernadus Sudarmanta (PLN Indonesia Power), Hendra Soetjipto Tan (PT Barito Renewables Energy Tbk), dan Nobuhiro Kawai (Mitsubishi Power Indonesia) dalam Energy Forward 2026 di Jakarta.

PROBOLINGGO | duta.co – President Director PT Paiton Energy Fazil Erwin Alfitri menegaskan transisi energi harus tetap menjaga keandalan sistem kelistrikan dan keterjangkauan tarif bagi masyarakat serta industri. Gas dinilai berperan penting sebagai bahan bakar transisi menuju energi baru terbarukan (EBT).

“Gas berperan sebagai bahan bakar transisi yang fleksibel, mampu merespons fluktuasi beban dan mendukung integrasi energi baru terbarukan,” ujar Fazil dalam panel diskusi Towards Sustainable Energy Supply: Supporting Indonesia’s Energy Transition and Economic Growth pada ajang Energy Forward with Mitsubishi Power Indonesia di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, penguatan sistem energi nasional membutuhkan pendekatan terintegrasi berbasis keandalan. Selain pemanfaatan gas, peningkatan performa pembangkit batu bara melalui efisiensi operasional dan teknologi lebih bersih juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas pasokan listrik.

Koordinator Perencanaan Pembangkitan Tenaga Listrik Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ario P. Pramono Jati, dalam keynote speech menekankan pentingnya keseimbangan antara keandalan sistem, keterjangkauan tarif, dan keberlanjutan lingkungan.

Ia menyebut penguatan sistem perlu dilakukan melalui optimalisasi pembangkit eksisting, efisiensi energi, serta pengembangan pembangkit fleksibel seperti gas dan panas bumi. Modernisasi jaringan dan peningkatan fleksibilitas sistem juga dinilai krusial untuk mendukung integrasi EBT sesuai target dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN).

Diskusi ini turut menghadirkan pimpinan PLN Indonesia Power, Barito Renewables Energy, dan Mitsubishi Power Indonesia. Forum menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, IPP, utilitas, dan pelaku industri guna memperkuat fondasi sistem kelistrikan nasional dalam satu dekade ke depan. hul

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry