Gara-Gara Limbah Pasir Kelud, Kades Adan-Adan Digruduk Warga

727
LIMBAH : Pertemuan Kades Mastiatul istyanah bersama warga didampingi tiga pilar (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co, Berawal dari keluhan sejumlah petani yang tanamannya mati, kemudian aduan ini dilakukan penelusuran. Disinyalir penyebabnya pembuangan limbah berupa air dari endapan penampungan pasir kelud berbau belerang. Akhirnya sejumlah warga mendatangi balai desa dan ditemui, Mastiatul istyanah Kades Adan-Adan Kecamatan Gurah, kemarin.

Berawal dari matinya sejumlah ikan, kemudian berlanjut tanaman seperti lombok dan jagung, dimana sumber kehidupan mengambil air dari sungai. Setelah dicek ternyata berbau belerang, warga pun kemudian memberanikan diri mengadukan masalah ini ke kepala desa.

“Kejadian ini telah berjalan selama dua bulan, sebenarnya semua sudah tahu namun warga takut melaporkan,” ucap Siti Aminah, salah perwakilan turut menemui kades di ruang kerjanya saat dikonfirmasi. Usai dilakukan pertemuan, disaksikan Babinsa, Babinkamtibmas dan sejumlah perangkat desa.

Limbah Belerang Dari Usaha Penampungan Pasir Kelud

LIMBAH : Cek lokasi tempat pembuangan limbah bersama tiga pilar (istimewa/duta.co)

Kemudian dilanjutkan peninjauan lokasi, akhirnya diketahui bahwa sumber limbah belerang ini berasal tempat penampungan pasir dari Gunung Kelud, berada di tepi jalan raya. “Ternyata sumber belerang dari usaha penampungan pasir. Kami malah dapat kabar, usaha tersebut ternyata malah milik keluarga bu kades,” terangnya.

Janji akan diberikan kompensasi, hingga berita ini diturunkan belum juga disampaikan oleh pihak terkait. Sementara saat berusaha dikonfirmasi, Kades Adan-Adan tidak berada di tempat. “Bu Kades sedang keluar ada undangan acara inovasi desa,” ucap salah satu staf perangkat desa, saat dikonfirmasi Rabu pagi.

Jajaran Polsek Gurah dikabarkan saat ini tengah melakukan penyelidikan atas kasus limbah ini, karena merupakan bagian dari pencemaran lingkungan. “Kami akan cek lokasi,” ujar salah satu anggota Polri. (rci/nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.