INTEROGASI: Tersangka (kiri) saat diinterogasi Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Bayu Indra Wiguno, kemarin. (Duta.co/Tunggal)

SURABAYA | duta.co – Gara-gara mengeluarkan kata-kata kasar, seorang pria setengah wanita (waria) bernama Luluk Sariman (50), warga Jl Pakis Sidokumpul 1 No.33 Surabaya tega menganiaya tetangganya, Oktavia Safitri, bocah yang masih berumur 10 tahun.

Ceritanya, saat itu korban dengan tersangka bertemu di warung di sebelah rumah. Tersangka yang saat itu sedang menyapu tiba-tiba tanpa sengaja menyapu kaki korban, sehingga korban marah. Kemudian korban menyiram air ke tempat tidur tersangka kemudian korban pergi.

Selanjutnya pada 4 Januari 2017 sekitar pukul 11.00 WIB, korban sepulang dari sekolah duduk di ruang tamu bersama ibunya. Ketika itu tersangka sedang makan mengetahui hal itu, selanjutnya tersangka langsung marah-marah kepada korban dengan mengatakan,” Koen tak beleh mengko kok nakal eram” (kamu nanti tak sambelih kamu kok nakal sekali).

Mendapati kata-kata kasar akhirnya korban mengejek dengan menjulurkan lidah sehingga membuat tersangka semakin marah dan selanjutnya tersangka langsung mencakar mulut korban dengan mengunakan jari tangan. Setelah itu tersangka juga mengambil sayur nasi padang, kemudian diusapkan ke muka korban.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Bayu Indra Wiguno menjelaskan, tersangka ditangkap berdasarkan orang tua korban dengan Laporan Polisi: LP/006/B/I/2017/Jatim/Restabes Surabaya pada 4 Januari 2017. “Tersangka telah melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur,” terangnya, Kamis (5/1)

Kompol Bayu juga menambahkan, tersangka akan dijerat dengan Pasal 80 UU No. 23/2014 tentang perubahan atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak. “Yang mana setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak dipidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan. tom/gal

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan