KESEHATAN : Tim PSN 3M Plus Dinas Kesehatan Kota Kediri (humas / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Sempat beberapa kali turun hujan, tidak mengurangi semangat tim bentukan Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Kediri menyukseskan Bulan Bakti Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (PSN DBD), telah dicanangkan tanggal 12 Nopember lalu.

Secara serentak tim disebarkan di seluruh kelurahan untuk melakukan pemeriksaan pada tempat disinyalir rawan sebagai sarang nyamuk demam berdarah.

Hal ini disampaikan Kadinkes Dr. Fauzan Adima melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kediri Alfan Sugiyanto, mengacu data kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kediri, pada Bulan Januari-Juni Tahun 2019. Dimana jumlah penderita mencapai 209 orang dan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebanyak 157 orang.

“Peningkatan jumlah pasien demam berdarah sebesar 33%, untuk itu diperlukan perhatian khusus dalam upaya pencegahan dan kewaspadaan terhadap DBD. Upaya pencegahan seperti kita lakukan hari ini, melakukan gerakan bersama seluruh komponen masyarakat dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus,” terang Kabid (P2P) Dinkes saat dikonfirmasi Jumat (15/11).  

Diterangkan Alfan Sugiyanto, dimaksud dengan gerakan PSN 3M Plus yaitu, menguras, menutup tempat penampungan air dan memanfaatkan atau melakukan daur ulang barang bekas di tempat tinggal masing-masing. “Minimal kegiatan ini akan dilakukan seminggu sekali secara rutin,” terangnya.

Hal ini tentunya berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur nomor : 440 / 18773 / 012.4 / 2019 tentang Kewaspadaan Demam Berdarah Dengue (DBD). Kemudian diperkuat Surat Edaran Wali Kota Kediri nomor : 443 / 7612 / 419.108 / 2019 tentang Kewaspadaan Demam Berdarah Dengue.

“Kami mengajak peran serta masyarakat dan melibatkan seluruh komponen aparat pemerintahan demi mewujudkan Kota Kediri bebas Demam Berdarah Dengue,” jelas Kabid (P2P) Dinkes Kota Kediri, Alfan Sugiyanto. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry